Direktur Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalimantan Barat Oscar Primadi mengatakan, Rumah Sakit Jiwa provinsi itu sudah lulus audit internal untuk mendapatkan sertifikat "ISO 9001 : 2008" dari pihak independen untuk bidang manajemen pelayanan mutu. <p style="text-align: justify;">"Untuk auditnya kita sudah, persiapannya pun sudah dilakukan selama dua tahun terakhir," kata Oscar Primadi di Pontianak, Sabtu.<br /><br />Menurut Oscar, RSJ Kalbar bukan semata-mata hanya mengejar sertfikat ISO 9001 : 2008 itu saja.<br /><br />"Tetapi bagaimana merubah pola pikir masyarakat yang dari tidak ada menjadi ada. Seperti, standar pelayanan minimal dan lainnya," katanya.<br /><br />Mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar itu mengungkapkan pula, setelah meraih ISO tersebut, RSJ Kalbar nantinya akan dibimbing ke arah perbaikan.<br /><br />"Bimbingan khusus dari orang yang ahli dibidang manajemen, termasuklah untuk segi perawatan, pelayanan dan penunjang lainnya," ujarnya.<br /><br />Selain manajemen, pihaknya juga berupaya menambah kapasitas tempat tidur. Saat ini, kapasitas tempat tidur sebanyak 385 unit sedangkan jumlah pasien yang dirawat di kisaran 500 orang.<br /><br />"Sekarang sudah dibangun bangsal tambahan dengan kapasitas tempat tidur sebanyak 24 unit," katanya. Penataan bangsal pun tidak seperti yang sebelumnya, yakni seolah-olah pasien dipenjara.<br /><br />Namun, lanjut dia, kini dibuat per kamar dan kapasitas masing-masing kamar enam tempat tidur serta dilengkapi kamar mandi sendiri.<br /><br />Ia juga melengkapi rumah sakit itu dengan instalasi gawat darurat khusus kejiwaan.<br /><br />Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalbar kini punya tenaga kesehatan 150 perawat, delapan dokter umum, dua dokter gigi, tenaga medis kejiwaan dua orang, dan psikolog satu orang.<br /><br />Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalbar terletak di Desa Bagak Sahwa, Kota Singkawang atau sekitar 125 kilometer arah Pantai Utara Kota Pontianak.<strong> (phs/Ant)</strong></p>














