Sakawana Kalbar Gelar Diksar Di Bengkayang

oleh

Perhimpunan Penjelajah Alam Terbuka yang lebih akrab dikenal dengan nama Sakwana mengadakan Latihan Pendidikan Dasar Sakawana 2011 di Kabupaten Bengkayang. <p style="text-align: justify;">"Rencananya dihelat 30 April 2011 hingga 17 Mei 2011. Diksar itu akan mengambil lokasi di kawasan pesisir Karimunting, Tebing Bunga, Pantai Gosong, dan Bukit Batu Payung, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang," kata salah satu pendiri Sakawana, Yan Andria Soe di Pontianak, Senin (21/03/2011). <br /><br />Menurut Yan, pendaftaran peserta sudah dibuka dan ditutup 24 April 2011. Diksar Sakawana 2011 berisikan dua tahapan. Teori dimulai 30 April hingga 8 Mei, di aula Palang Merah Indonesia Kalbar. <br /><br />"Dilanjutkan tahapan praktik 14 Mei hingga 17 Mei. Akhir kegiatan nantinya, peserta diajak menanam bakau di pesisir Desa Karimunting," kata Yan.<br /><br />Lebih lanjut Yan mengatakan, Diksar akan dibagi sesuai tingkatan bahaya tertentu meliputi bjective danger, subjective danger, appearance danger, hingga real danger. <br /><br />"Peserta tidak langsung dihadapkan pada kondisi yang benar-benar bahaya," ujar Yan. <br /><br />Ia menambahkan, paparan-paparan itu perlu cukup tegas dijelaskan untuk menanggapi banyaknya pertanyaan yang dilontarkan tentang bagaimana pola pendidikan dasar ini akan dilakukan, terutama menyangkut keselamatan peserta.<br /><br />Sejak awal berdiri, menurutnya, metode pendidikan dasar di lingkungan Sakawana lebih mirip proses belajar-mengajar yang dinamis. <br /><br />"Tetapi perlu diingat juga, bahwa berkegiatan di alam terbuka mutlak rasanya. Selain memerlukan sedikitnya kesiapan fisik, mental dan intelegensia, juga hal penting adalah disiplin para penggiatnya," ungkap Yansoe.<br /><br />Soal terakhir disebut itu, dalam Pendidikan Dasar Sakawana 2011 selain bentuk latihannya diatur secara terstruktur dalam suatu standar latihan yang meliputi beberapa <br /><br />materi keterampilan penunjang berkegiatan di alam terbuka, juga terdapat pembinaan disiplin melalui berbagai tata tertib yang wajib dipatuhi para peserta.<br /><br />"Hal kecil soal peralatan, misalnya. Kekurangan salah satu dari perlengkapan karena tidak membawanya atau hilang saat berlatih, akan menyulitkan peserta itu sendiri dalam proses latihan nanti," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>