Dua sekolah dari Mempawah, Kabupaten Pontianak masuk delapan besar pada kejuaraan bulu tangkis "Milo School Competition Pontianak" untuk merebut Piala Taufik Hidayat, di GOR Pangsuma Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. <p style="text-align: justify;">Dua tim sekolah tersebut, masing-masing Sekolah Dasar Negeri 10 untuk tunggal putra dan SDN 11 Mempawah tunggal putri.<br /><br />Pembina Klub PB Garuda Fadillah di Pontianak, Kamis menyatakan, gembira karena anak didiknya masuk delapan besar setelah harus bersaing dengan 607 peserta kejuaraan itu dari tingkat SD hingga SMP.<br /><br />"Ini tidak mudah, karena anak-anak baik yang ada di SD maupun SMP harus minta izin dari guru. Untungnya, guru mengizinkan dan membantu pendanaan," kata Fadilah.<br /><br />Ia menjelaskan, perjuangannya bersama anak didik untuk mengikuti kejuaraan bulu tangkis memperebutkan Piala Taufik Hidayat cukup berat.<br /><br />"Bayangkan saja setiap hari anak didik saya harus menempuh perjalanan sekitar 70 kilometer dari Mempawah-Pontianak karena untuk menginap tidak ada biaya. Untungnya orangtua anak didik saya mau mengantar hingga ke GOR Pangsuma," katanya.<br /><br />Perjuangan berat itu akhirnya tidak sia-sia, memasuki babak penyisihan hari ketiga, Fadillah bersyukur anak didiknya ada yang lolos hingga babak delapan besar bahkan ke empat besar.<br /><br />Ia menyatakan untuk SMPN 2 dan SMPN 5 Mempawah masih empat besar. Sedangkan untuk kategori perorangan tunggal putra SD, Joni Febrianto diprediksi bisa lolos hingga babak final.<br /><br />Joni Febrianto (11) tunggal putra dari SDN 11 Mempawah yang kini duduk di kelas 5 menyatakan, kegembiraannya bisa sampai lolos hingga babak final.<br /><br />"Saya harus bangun sekitar pukul 06.00 WIB dan berangkat dari rumah pukul 06.30 WIB ke Pontianak. Kalau capek ya, tapi tidak terasa karena bisa bertemu teman-teman di GOR dan bertanding dengan mereka," katanya.<br /><br />Ia menargetkan, bisa lolos hingga babak final, agar orangtua, guru dan pembina klub bangga.<br /><br />Sebelumnya, Grand Manajer MILO Rosita Taher mengatakan, jumlah peserta yang mengikuti "MILO School Competition Pontianak" yang memperebutkan Piala Taufik Hidayat sebanyak 607 peserta dari SD-SMP.<br /><br />Ia menjelaskan, kompetisi bulu tangkis MILO itu baru pertama kali diselenggarakan di Kota Pontianak.<br /><br />"Mudah-mudahan dengan penyelenggaraan ini akan tercipta bibit – bibit atlet bulu tangkis baru selain di Pulau Jawa, karena selama ini penjaring atlet cenderung baru di Pulau Jawa," katanya.<br /><br />Dalam MILO kompetisi tersebut, akan dipilih juara satu hingga tiga untuk perorangan dan ganda, kemudian juara tersebut akan mengikuti kompetisi tingkat nasional di Jakarta pada Juni mendatang.<br /><br />"Kami akan memberikan hadiah berupa uang pembinaan untuk juara satu hingga tiga, juara beregu mendapat piala dari Taufik Hidayat yang akan diserahkan langsung oleh Taufik Hidayat pada 15 -16 April," ujarnya.<br /><br />Selain itu, bagi yang juara juga diberikan kesempatan untuk mengikuti latihan di tempat latihan bulu tangkis Taufik Hidayat selama dua minggu, kata Rosita. <strong>(phs/Ant)</strong></p>














