Home / Tak Berkategori

Sekeluarga Enam Tahun Tinggal Di Kandang Kambing

- Jurnalis

Sabtu, 9 April 2011 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu keluarga terdiri atas tujuh jiwa warga Kampung Mangkalaya RT 04 RW 05, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, selama enam tahun terakhir tinggal di kandang kambing . <p style="text-align: justify;">Satu keluarga terdiri atas tujuh jiwa warga Kampung Mangkalaya RT 04 RW 05, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, selama enam tahun terakhir tinggal di kandang kambing .<br /><br />"Saya dan istri serta lima anak sudah enam tahun tinggal di kandang kambing karena tidak mempunyai biaya membangun rumah," kata Nurdin di Sukabumi, Sabtu.<br /><br />Nurdin bersama istrinya, Asiyah, dan lima anaknya, Ridwan (16), Dede Hidayat (14), Siti Nurjanah (12), Mirna (10), dan Rina (2) tinggal berdesak-desakan satu atap dengan kambing milik tetangga mereka dan hanya disekat dengan bambu seadanya.<br /><br />"Bau kotoran kambing selalu tercium karena tidak ada sekat permanen apalagi saat hujan rumah kami selalu bocor dan kotoran kambing masuk," kata Nurdin yang sebenarnya memiliki delapan anak tetapi tiga anaknya telah meninggal dunia.<br /><br />Ia tidak memiliki biaya untuk menyewa apalagi membangun rumah.<br /><br />"Untuk makan saja kami sulit, anak saya yang pertama hanya buruh pabrik kerupuk dan saya tidak mempunyai pekerjaan yang layak dan uang yang saya dapat dari kerja menjaga kambing tetangga saya ini hanya cukup untuk makan," katanya.<br /><br />Ketua RT 04 Kampung Mangkalaya Jajang menegaskan keluarga Nurdin belum pernah tersentuh bantuan dari pemerintah.<br /><br />"Seharusnya pemerintah memberikan bantuan, kasihan mereka untuk makan saja sulit dan kami khawatir mereka diserang penyakit seperti demam berdarah," katanya.<br /><br />Kepala Desa Cibolang Toha Hidayatullah mengatakan sudah menganggarkan dari kas desa untuk memberikan bantuan kepada warganya.<br /><br />"Namun bantuan kami ini hanya sekedarnya karena kas desa kami terbatas," kata Toha.<br /><br />Ia sudah melaporkan kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk segera memberikan bantuan kepada keluarga Nurdin. (Eka/Ant)</p>

Berita Terkait

Wartawan Barito Utara Bentuk Perkumpulan Pewarta sebagai Wadah Profesionalisme dan Kebersamaan
Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H
Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025
Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:21 WIB

Wartawan Barito Utara Bentuk Perkumpulan Pewarta sebagai Wadah Profesionalisme dan Kebersamaan

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:57 WIB

Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:57 WIB

Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Berita Terbaru

Kepala Desa Paal, H. Sukarman saat menerima Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus. (Dedi Irawan)

Berita

Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025

Kamis, 15 Jan 2026 - 19:57 WIB