Home / Tak Berkategori

Siswa Penghuni Rutan Samarinda Tertunda Ikuti UN

- Jurnalis

Selasa, 26 April 2011 - 06:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pungkas Haryono (15) siswa SMP Muhammadiyah 4 Samarinda yang berstatus sebagai tahanan Rutan kelas II Samarinda harus menunda keinginannya untuk mengikuti Ujian Nasional tingkat SMP/MTs yang dimulai sejak Senin (25/4). <p style="text-align: justify;">Pungkas yang menjadi tahanan titipan Kejaksaan Tinggi Samarinda sejak beberapa bulan lalu akibat kasus pencurian, tidak bisa melaksanakan ujian akhir karena tidak adanya panitia UN yang bertugas di rutan.<br /><br />Menurut Kepala Rutan Samarinda, Ismail di Samarinda, Selasa mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kejari Samarinda sebagai upaya agar siswa SMP 4 Muhammadiyah tersebut tetap bisa melaksanakan ujian akhirnya.<br /><br />Namun koordinasi kedua lembaga tersebut belum sampai ke Diknas Samarinda sebagai penyelenggara UN.<br /><br />"Kami sudah melakukan koordinasi dengan kejari terkait persoalan ini, tapi sayangnya koordinasi yang dilakukan belum bisa tembus hingga diknas, karena ketika kami konfirmasi via telpon tidak ada tanggapan," kata Ismail.<br /><br />Menanggapi pernyataan itu, Endang Sri Rumiyati Sekretaris Panitia UN kota Samarinda, mengatakan bahwa pihaknya belum pernah mendapatkan laporan terkait siswa yang mendekam di Rutan Samarinda itu, baik dari sekolah asal siswa tersebut, kepala rutan maupun kejari.<br /><br />"Mungkin kejadian ini hanya kurang komunikasi saja, karena saya baru tahu kejadian ini, namun demikian karena ini bagian dari tugas dan tanggung jawab kami akan segera menindaklanjuti ke sub rayon terdekat," jelas Endang.<br /><br />Meski demikian Endang memastikan bahwa Pungkas tidak akan kehilangan haknya untuk mengikuti UN, karena masih ada tahapan ujian susulan UN.<br /><br />"Kalau memang kesempatan mengikuti Ujian utama UN ini sudah terlambat, dia masih punya kesempatan melakukan ujian susulan, dan kami pun akan mengupayakan hak siswa ini sebaik-baiknya," tegas Endang.<br /><br />Berdasarkan data Diknas Samarinda menyebutkan peserta Ujian Nasional SMP/MTs diikuti oleh 10.999 siswa.<br /><br />Dari jumlah tersebut tercatat 100 orang yang tidak hadir karena berbagai alasan seperti mengundurkan diri, berhenti sekolah, pindah dan tanpa alasan. <strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan
Desa Paal Raih Penghargaan Nasional Pemerintahan Desa 2025 dari Kemendagri
Pemkab Malinau Gelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Peringatan Hari Otonomi Desa
Dari Singkawang ke Boyolali, Nyarumkup Ikut Lokakarya Desa Berprestasi
Pemdes Paal Bersama DPMD Melawi dan DPMD Kalbar Ikuti Lokakarya Desa Berprestasi di Boyolali
Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau
Pemprov Kaltara Himbau PT. KIPI Serap Tenaga Kerja Lokal
Sekda Sintang Hadiri Sertijab Camat Binjai Hulu, Dorong Kades Buat Plang Nama Kampung

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:43 WIB

Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:21 WIB

Desa Paal Raih Penghargaan Nasional Pemerintahan Desa 2025 dari Kemendagri

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:06 WIB

Pemkab Malinau Gelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Peringatan Hari Otonomi Desa

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:57 WIB

Dari Singkawang ke Boyolali, Nyarumkup Ikut Lokakarya Desa Berprestasi

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:24 WIB

Pemdes Paal Bersama DPMD Melawi dan DPMD Kalbar Ikuti Lokakarya Desa Berprestasi di Boyolali

Berita Terbaru