Sumirat : Gedung DPR RI Rp 7, 2 Juta Per Meter

oleh

Kepala biro pemeliharaan bangunan dan instalasi Sekjen DPR Sumirat mengatakan pemberitaan soal biaya pembangunan gedung baru DPR yang menyebutkan sebesar Rp800/anggota tidak tepat karena itu hitungan keseluruhan termasuk fasilitas penunjang. <p style="text-align: justify;">Kepala biro pemeliharaan bangunan dan instalasi Sekjen DPR Sumirat mengatakan pemberitaan soal biaya pembangunan gedung baru DPR yang menyebutkan sebesar Rp800/anggota tidak tepat karena itu hitungan keseluruhan termasuk fasilitas penunjang.<br /><br />"Yang benar hanya sebesar Rp7,2 juta per meter persegi," kata Kepala biro pemeliharaan bangunan dan instalasi Sekjen Dewan Perwakilan Rakyat Sumirat kepada wartawan di Jakarta, Selasa.<br /><br />Tidak salah kalau teman-teman media menghitungnya sampai sebesar Rp800 juta/anggota dewan, tetapi itu hitungan keseluruhan termasuk pembangunan fasilitas penunjang seperti Hall, ruang rapat, konferensi, lift dan lainnya. Yang benar Rp7,2 juta per meter persegi.<br /><br />Sebelumnya, diberitakan beberapa media masa bahwa pembangunan gedung baru DPR, masing-masing anggota dewan akan dibuatkan ruangan seluas 111,1 meter persegi. Dengan demikian biaya untuk pembangunan setiap anggota dewan mencapai sekitar Rp 800.<br /><br />Lebih lanjut Sumirat menjelaskan bahwa hal itu merupkan nilai rata-rata keseluruhan. Padahal tambahnya ada juga pembangunan ruang penunjang lainnya seperti ruang pertemuan, ruang konferensi, rapat, ruang genset, lift dan sebagainya yang justru nilainya lebih tinggi.<br /><br />"Yang mahal itu fasiltas penunjang. Mekanical elekterikal, Firehouse, security sistem dan sebagainya. Termasuk struktur," kata Sumirat.<br /><br />Sumirat menjelaskan untuk ruangan Hall ataupun ruang konferensi dan rapat tentu biayanya akan lebih mahal dibanding ruang anggota dewan. Hal itu terjadi karena adanya sarana lain seperti sound sistim, sistim keamanan yang lebih serta bahan yang berbeda.<br /><br />Menurut Sumirat khusus untuk ruangan anggota dewan sendiri nilainya tidak akan setinggi seperti yang diberitakan.<br /><br />Sumirat juga menjelaskan bahwa rata-rata biaya pembangunan gedung pemerintah antara Rp7 juta s/d Rp9 juta per meter persegi.<br /><br />"Ini hanya Rp7,2 juta per meter persegi, jadi tak mahal," kata Sumirat.<br /><br />Sumirat juga menjelaskan bahwa pembangunan gedung baru DPR ini dibuat sesederhana mungkin sebagaimana layaknya namun tetap nyaman, aman serta fungsional.<br /><br />Sebelumnya Ketua MPR Marzuki Alie juga menjelaskan harga itu sudah paling murah yaitu Rp4,5 juga/meter persegi. Marzuki juga punya data dibandingkan dengan lembaga negara lain seperti MK, Kementerian Perdagangan, jauh diatas apa yang dianggarkan DPR, Rp9 juta-Rp 10 juta/meter persegi.<br /><br />"Kalau Rp7,2 juta itu lebih lengkap, lift, elektrikal dan alat mekanikal lainnya," kata Marzuki.<br /><br />Ruang kerja tersebut disiapkan untuk seorang anggota dewan, dengan lima staff ahli dan seorang asisten pribadi.<br /><br />Biaya total keseluruhan pembangunan gedung baru DPR sendiri memakan biaya sebesar Rp1,138 trilliun dan berlantai 36 dan akan dibangun di atas tanah 157 ribu meter persegi.(Eka/Ant)</p>