Dinas Tanaman Pangan, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan akan melaksanakan program minapolitan, pada 2012, masing-masing di kecamatan Tanjung, Jaro dan Banua Lawas. <p style="text-align: justify;">Kabid perikanan, Distanakkan Tabalong, Khairin Yazidin di Tanjung, Selasa mengatakan, ada tiga program yang akan dilaksanakan yaitu pembenihan, perikanan budidaya dan minapadi.<br /><br />"Program mina politan targetnya bisa dilaksanakan 2012 mendatang dengan program pembenihan di Kecamatan Tanjung, pembesaran atau ikan budidaya di Kecamatan Banua Lawas dan mina padi di Jaro," katanya.<br /><br />Tiga kecamatan tersebut merupakan pusat budidaya perikanan dengan dilengkapi sarana dan prasarana usaha perikanan.<br /><br />Melalui program minapolitan, tambah Khairin diharapkan bisa meningkatkan produksi budidaya perikanan sekitar 71 persen per tahun dan penambahan produksi benih ikan 5 persen per tahun.<br /><br />"Tabalong sudah memiliki pusat budidaya perikanan serta sumber daya berupa perairan dan itu jadi modal kita untuk mewujudkan minapolitan dengan target peningkatan produksi budidaya perikanan sebesar 71 persen per tahun," katanya.<br /><br />Jenis ikan yang akan dikembangkan dalam program minapolitan yakni ikan budidaya dan penangkapan ikan seperti ikan patin, betok, mas, nila dan lele.<br /><br />Menurut dia, guna mendukung terwujudnya program minapolitan, Distanakkan melakukan sejumlah langkah strategis diantaranya melaksanakan transfer teknologi budidaya perikanan dan pengolahan hasil ikan, pelatihan kepada SDM Perikanan serta membuka peluang pemasaran.<br /><br />Saat ini produksi ikan budidaya Tabalong terus meningkat dari 2.840 ton (2009) menjadi 4.551 (2010) dan ditargetkan 2011 produksinya mencapai 6.208 ton.<br /><br />Produksi benih ikan 2009 mencapai 13 ribu ekor meningkat menjadi 24,8 ribu ekor pada 2010 dan produksi penangkapan ikan 1.436 ton (2009) naik menjadi 1.489 ton (2010).<strong> (phs/Ant)</strong></p>














