Home / Tak Berkategori

Tingkat Penyerapan Anggaran Kpdt Meningkat 12 Persen

- Jurnalis

Kamis, 30 Desember 2010 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tingkat penyerapan anggaran Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) pada 2010 mencapai 84,6 persen atau meningkat 12,4 persen dari tahun sebelumnya sebesar 72,2 persen. <p style="text-align: justify;">"Dana yang tidak terserap sebagian besar merupakan hasil efisiensi," kata Menteri PDT Helmy Faishal Zaini saat menyampaikan Refleksi Akhir Tahun KPDT di Jakarta, Kamis (30/12/2010). <br /><br />Anggaran yang dikelola KPDT pada 2010 sebanyak Rp1,21 triliun dan disalurkan ke 183 kabupaten tertinggal di seluruh Indonesia. <br /><br />Penyaluran anggaran dilakukan melalui enam instrumen yakni Percepatan Pembangunan Pusat Produksi Daerah Tertinggal (P4DT), Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pedesaan Daerah Tertinggal (P2KPDT), Percepatan Pembangunan Kawasan Produksi Daerah Tertinggal (P2KPDT), Percepatan Pembangunan Sosial Ekonomi Daerah Tertinggal (P2SEDT), Percepatan Pembangunan Wilayah Perbatasan (P2WP), dan Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Khusus (P2DTK). <br /><br />"Salah satu indikator berjalannya pembangunan adalah tingkat penyerapan anggaran," kata Helmy. <br /><br />Pada 2010, lanjut Helmy, KPDT telah berhasil memasukkan kriteria daerah tertinggal sebagai salah satu kriteria dalam penentuan kabupaten penerima dana alokasi khusus (DAK) mulai 2011. <br /><br />"Dengan demikian semua kabupaten tertinggal menerima DAK dan nilainya semakin bertambah," katanya. <br /><br />Pada 2011, KPDT akan melaksanakan Program Unggulan Kabupaten (Prukab) di 50 kabupaten tertinggal yang merupakan upaya pemberdayaan daerah berbasis produk unggulan yang memiliki daya saing dan nilai ekonomi tinggi. <br /><br />"Prukab ini dimaksudkan untuk mendorong pemanfaatan potensi unggulan daerah agar lebih maksimal sebagai modal untuk mengentaskan diri dari ketertinggalan," kata Helmy. <br /><br />Sementara itu, Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Tertinggal Seluruh Indonesia Mulyadi Jayabaya menyatakan, saat ini berbagai program yang dilaksanakan KPDT telah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di daerah tertinggal. <br /><br />Namun, lanjut Mulyadi, yang patut disayangkan adalah kecilnya anggaran dan terbatasnya kewenangan yang dimiliki KPDT. <br /><br />"Anggaran Rp1,2 triliun terlalu kecil. Seharusnya anggaran KPDT minimal dua persen dari APBN," kata Mulyadi yang juga Bupati Lebak, Banten, tersebut. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Sebastian Jaba: Pendidikan di Sintang Harus Bentuk Manusia Cerdas dan Berkarakter
Anggota DPRD Sintang Kusnadi Ajak Masyarakat Aktif Sampaikan Aspirasi Demi Pembangunan Daerah
Perbaikan Jalan Badayan–Nanga Libau Dikebut, Akses Warga Sepauk Diharapkan Membaik
Kusnadi Minta Pemprov dan Pemkab Sinkronkan Program demi Pemerataan Pembangunan Desa
Pansus LKPj DPRD Kaltara Konsultasi ke Kemendagri, Perkuat Pengawasan Kinerja Gubernur
Anggota DPRD Sintang Nikodemus Tekankan Pentingnya Strategi Pemerintah untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat
Sebastian Jaba: Guru Harus Kreatif dan Inovatif Hadapi Tantangan Pendidikan Berkualitas Menuju Generasi Emas 2045
Polsek Tanjung Redeb Bersama Warga Gotong Royong Perbaiki Jembatan Merah Putih Sei Tarum

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 22:58 WIB

Sebastian Jaba: Pendidikan di Sintang Harus Bentuk Manusia Cerdas dan Berkarakter

Jumat, 10 April 2026 - 21:46 WIB

Anggota DPRD Sintang Kusnadi Ajak Masyarakat Aktif Sampaikan Aspirasi Demi Pembangunan Daerah

Jumat, 10 April 2026 - 21:38 WIB

Perbaikan Jalan Badayan–Nanga Libau Dikebut, Akses Warga Sepauk Diharapkan Membaik

Jumat, 10 April 2026 - 20:52 WIB

Kusnadi Minta Pemprov dan Pemkab Sinkronkan Program demi Pemerataan Pembangunan Desa

Jumat, 10 April 2026 - 20:06 WIB

Pansus LKPj DPRD Kaltara Konsultasi ke Kemendagri, Perkuat Pengawasan Kinerja Gubernur

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat