Home / Tak Berkategori

Titik Panas Padam Diguyur Hujan Lebat

- Jurnalis

Kamis, 24 Maret 2011 - 02:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prakirawan cuaca Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Supadio Pontianak Sri Ningsih menyatakan, titik panas di beberapa wilayah Provinsi Kalimantan Barat padam karena diguyur dalam sepakan terakhir. <p style="text-align: justify;">"Dari pantauan kami melalui satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) tidak ada lagi titik panas seperti seminggu sebelumnya sehingga asap juga sudah lenyap," kata Sri Ningsih ketika dihubungi di Pontianak, Kamis (24/03/2011).<br /><br />Dia memperkirakan, padamnya titik panas yang sebelumnya terpantau seperti di Kabupaten Kapuas Hulu, Kubu Raya, Kota Pontianak, Kayong Utara, Sintang, dan Ketapang karena guyuran hujan yang cukup lebat sejak sepekan terakhir.<br /><br />"Jarak pandang di sekitar Bandar Udara Supadio Pontianak juga normal, karena tidak diselimuti asap lagi," katanya.<br /><br />BMG juga memperkirakan sepekan ke depan bagian timur Kalimantan Barat yakni Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu berpeluang terjadi hujan sedang hingga lebat sehingga berpotensi banjir.<br /><br />"Dari tanggal 22 – 24, ketiga kabupaten di wilayah timur Kalbar itu berpeluang diguyur hujan sedang hingga lebat sehingga bisa memicu banjir pada dataran rendah," kata Sri.<br /><br />Sementara untuk wilayah utara, selatan dan barat Kalbar dari tanggal 25 – 28 Maret juga berpotensi diguyur hujan, tetapi intensitasnya ringan hingga sedang.<br /><br />"Dari pantauan kami di satelit, hujan akan diikuti dengan angin dan petir, tetapi tidak sampai mengakibatkan angin puting beliung," katanya.<br /><br />Akibat guyuran hujan yang cukup deras di wilayah timur Kalbar, ada beberapa yang cukup berpotensi dilanda banjir, di antaranya di Kabupaten Kapuas Hulu yaitu di wilayah Embaloh Hilir, Selimbau, Bunut Hulu dan Hilir, serta Semitau.<br /><br />Kemudian disusul kawasan Nanga Pinoh dan Serawai di Kabupaten Melawi, kata Sri.<br /><br />Menurut dia, hingga April mendatang untuk Kalbar secara keseluruhan masih ada hujan. Intensitasnya akan turun pada Mei hingga Agustus<strong>. (phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 
Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral
Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas
Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran
Peringatan Isra Mi’raj di Kuala Belian Berlangsung Khidmat
Dinas PUPR Barito Utara Umumkan Proyek Pembangunan
100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Barito Utara

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:35 WIB

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:55 WIB

Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Senin, 19 Januari 2026 - 21:18 WIB

Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral

Senin, 19 Januari 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas

Senin, 19 Januari 2026 - 20:55 WIB

Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran

Berita Terbaru