Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan tahun ini akan memperoleh bantuan penyetaraan modal dari pemerintah daerah setempat. <p style="text-align: justify;">Kepala Bidang UKM dan Koperasi, Disperindakop setempat, Musa Abdullah di Paringin, ibu kota Balangan, Jumat mengatakan, rencana pemberian penyetaraan modal itu sedang dalam pembahasan.<br /><br />Diharapkan pertengahan tahun ini sudah bisa direalisasi. Saat ini tengah dilakukan pembahasan dengan DPRD setempat tentang mekanismenya, ujarnya.<br /><br />Pemberian bantuan penyetaraan modal bagi pelaku UKM sesuai dengan visi misi Kabupaten Balangan, yaitu menumbuhkembangkan ekonomi kerakyatan.<br /><br />"Selain itu juga ada target dari pemerintah pusat agar daerah dapat menemukan, membentuk dan membina UKM baru sebanyak 6.000 orang dalam kurun waktu lima tahun untuk seluruh Indonesia," katanya.<br /><br />Rencananya, penyetaraan modal diberikan dalam bentuk pinjaman lunak dengan suku bunga rendah sehingga tidak memberatkan pelaku UKM dan tanpa agunan.<br /><br />Saat ini juga tengah di bahas tentang besaran suku bunga yang akan dikenakan, apakah di kisaran 0 persen atau 1 persen.<br /><br />"Pengelolaan juga masih dalam pembahasan, apakah oleh Disperindakop atau perlu adanya sebuah Badan Layanan Umum (BLU)," tambahnya.<br /><br />Bila nantinya akan dibentuk sebuah BLU, diharapkan mereka yang berada di dalamnya berasal dari PNS sehingga dapat dilakukan penekanan biaya operasional dalam hal gaji.<br /><br />Direncanakan, besaran bantuan penyetaraan modal diberikan paling banyak Rp5 juta dengan masa pengembalian selama satu tahun.<br /><br />Besaran bantuan penyertaraan di patok Rp5 juta tersebut dimaksudkan agar dapat mencakup lebih banyak pelaku UKM.<br /><br />Selain rencana penyetaraan modal tersebut, saat ini upaya yang dilakukan Disperindakop setempat untuk menumbuhkembangkan sektor UKM adalah melalui berbagai pelatihan, seperti pelatihan desain dan mutu. <strong>(phs/Ant)</strong></p>














