Universitas Tanjungpura Pontianak menggandeng The Johns Hopkins School of Medicine dari Amerika Serikat, untuk bekerja sama di bidang kedokteran. <p style="text-align: justify;">"Ada beberapa kerja sama yang akan direalisasikan dengan The Johns Hopkins School of Medicine tersebut dalam waktu dekat," kata Rektor Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Prof DR Thamrin Usman disela peresmian American Corner di Pontianak, Kamis.<br /><br />Diantaranya berupa bimbingan teknis dalam merumuskan kurikulum di bidang kedokteran. Kemudian, pertukaran antara mahasiswa dan dosen dari Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura dengan perguruan tinggi yang terletak di daerah Baltimore, Maryland tersebut.<br /><br />"Fakultas lain juga tengah menyiapkan kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri. Saat ini tengah dibuat desain besarnya seperti apa," ungkap Thamrin Usman.<br /><br />Ia melanjutkan, Untan dan dunia pendidikan Amerika Serikat selama ini sudah terjalin kerja sama yang baik.<br /><br />Menurut dia, ada sejumlah dosen di Untan yang pernah menempuh pendidikan di Amerika Serikat melalui berbagai program.<br /><br />"Sekarang, ada satu dosen yang masih menempuh pendidikan di negara itu," ujar dia.<br /><br />Selain itu, kata Thamrin yang mengambil gelar doktor di Perancis itu, ada satu mahasiswa yang akan mengikuti pendidikan singkat di Amerika Serikat.<br /><br />Duta Besar AS untuk Indonesia, Scot Marciel mengakui bahwa Untan telah menjajaki kerja sama dengan perguruan tinggi asal negara adi daya tersebut.<br /><br />"Pihak universitas disini sudah membicarakan peluang tersebut dengan universitas di Amerika Serikat," kata Scot Marciel yang hadir di Pontianak terkait peresmian American Corner itu.<br /><br />Sementara itu, American Corner di Untan Pontianak merupakan yang pertama ada di Kalimantan. Thamrin USman mengaku bangga dengan apresiasi dari duta besar karena dari 11 American Corner yang ada di Indonesia, Kalbar yang paling bagus.<br /><br />"Kita tinggal berharap dukungan yang lebih besar dalam mengembangkan dunia pendidikan terutama di Untan," kata Thamrin Usman. Di American Corner, pengunjung dapat mengakses data ke perguruan tinggi maupun perpustakaan di Amerika Serikat secara gratis.<br /><br />"Cukup membayar keanggotaan sebesar Rp20 ribu per tahun saja, semua fasilitas ini dapat dinikmati," kata Thamrin Usman.<br /><br />Ia mengungkapkan, dalam menyiapkan American Corner tersebut, pihaknya menyediakan ruangan dan fasilitas pendukung. Sedangkan Kedubes AS memberi bantuan perangkat komputer, audio video, serta buku yang di pajang di sejumlah rak.<br /><br />"Mungkin hampir Rp1 miliar. Kalau Untan di kisaran ratusan juta rupiah saja," kata Thamrin Usman.<br /><br />Thamrin Usman melanjutkan, American Corner dapat menjadi media untuk belajar atau tahu lebih banyak cara melanjutkan studi, pertukaran pelajar maupun lebih mengenal kebudayaan AS.<br /><br />"Siswa, dosen, mahasiswa atau lainnya, dapat datang ke American Corner," kata Thamrin Usman. <strong>(phs/Ant)</strong></p>















