Home / Tak Berkategori

Wabup: Usaha Berbasis Desa Mampu Tingkatkan Perekonomian

- Jurnalis

Senin, 4 April 2011 - 05:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Kubu Raya Andreas Muhrotien mengatakan pengembangan usaha sektor riil berbasis desa mampu meningkatkan perekonomian di Indonesia khususnya di Kubu Raya. <p style="text-align: justify;">"Sektor riil tersebut, tentunya yang berbasis desa, di antaranya produk-produk pertanian yang merupakan sektor usaha masyarakat yang mampu bertahan kendati terjadi krisis ekonomi," katanya di Sungai Raya, Senin.<br /><br />Ia menambahkan, untuk mengangkat potensi pedesaan itu, Pemerintah Pusat telah mencanangkan Gerakan Satu Desa Satu Produk atau One Village One Product (OVOP).<br /><br />"Kita tinggal mensinergikannya dengan program daerah, karena tujuannya sama mengangkat perekonomian di pedesaan," katanya.<br /><br />Dia menjelaskan, Gerakan OVOP ini merupakan pembangunan lintas sektoral yang melibatkan dinas atau badan terkait, aparatur kecamatan/desa dan masyarakat atau pelaku usaha mikro kecil dan menengah serta lembaga keuangan.<br /><br />"Kita telah berkomitmen untuk mendukung gerakan OVOP ini bekerja sama dengan para pemangku kepentingan atau pihak yang berkepentingan, agar kesejahteraan masyarakat dapat meningkat," papar Andreas.<br /><br />Komitmen itu diwujudkan dengan pencanganan Gerakan OVOP beberapa waktu lalu di Kabupaten Kubu Raya. Selanjutnya akan dibuat payung hukum dalam bentuk peraturan bupati atau surat keputusan bupati.<br /><br />"Juga akan dibuat Kelompok Kerja (Pokja) yang bertugas mengawal jalannya Gerakan OVOP itu, sektor utama ada di Dinas Koperasi dan UMKM," ucapnya.<br /><br />Tahun ini, untuk mendukung Gerakan OVOP itu, sedang dilakukan penyusunan data atau pemetaan potensi apa saja yang terjadi di seluruh desa di Kabupaten Kubu Raya yang dapat dikembangkan.<br /><br />Dari 109 desa di Kabupaten Kubu Raya paling tidak pada 2015, produk OVOP dapat diterapkan di 50 desa dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan
Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu
Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal
Training ESQ Leadership Hari Kedua, Pemkab Barito Utara Perkuat 7 Budi Utama dan Tata Kelola Akuntabel
Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:23 WIB

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:17 WIB

Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:40 WIB

Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:28 WIB

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:33 WIB

Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal

Berita Terbaru

Sekadau

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Jan 2026 - 17:28 WIB