Wakapolda Kalbar Tinjau Pengamanan Pilkada Sambas

oleh

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Komisaris Besar (Pol) Safaruddin beserta jajaran, Selasa, meninjau langsung persiapan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah Sambas periode 2011-2016 yang akan dilaksanakan 24 Maret mendatang. <p style="text-align: justify;">Kepala Bidang Humas Polda Kalbar Ajun Komisaris Besar (Pol) Suhadi Siswo Wibowo di Pontianak mengatakan, peninjauan persiapan pengamanan Pilkada Sambas dilakukan untuk mengetahui sejauh mana persiapan dari pihak kepolisian, dan distribusi logistik oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sambas.<br /><br />"Dari hasil laporan saat ini proses pengamanan Pilkada di Sambas berjalan lancar dan aman. Meski pun demikian, kami tidak mau kecolongan dengan mengerahkan semua kekuatan untuk mengawal Pilkada di kabupaten itu," kata Suhadi.<br /><br />Menurut Kabid Humas Polda Kalbar, pihaknya telah memperbantukan satu pleton satuan Brigade Mobil yang bertugas di Pos Lintas Batas Aruk – Biawak untuk mengawal Pilkada Sambas.<br /><br />Ia mengimbau, masyarakat untuk melaporkan ke Panwaslu kalau terjadi pelanggaran dalam Pilkada Sambas. "Untuk aparat kepolisian saya imbau untuk bersikap netral," kata Suhadi.<br /><br />Proses pemilihan kepala daerah Kabupaten Sambas periode 2011-2016 memasuki masa tenang selama tiga hari, sejak 21-23 Maret sebelum dilakukannya pemungutan suara pada Kamis (24/3).<br /><br />Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sambas, Suaib mengatakan, saat ini peserta pilkada tak dibolehkan berkampanye lagi hingga tibanya hari pemungutan suara.<br /><br />Sementara persiapan menghadapi pemungutan suara sudah 90 persen lebih, dan diharapkan semua logistik telah sampai ke lokasi pilkada pada tanggal 23 Maret.<br /><br />"Yang jelas sudah bergeser dari tingkat kabupaten. Sudah di PPK dan KPPS," katanya.<br /><br />Dia menyatakan untuk pilkada tersebut, KPU tidak meminta pengamanan khusus kepada Kepolisian Resor Sambas. KPU menyerahkan sepenuhnya kepada Polres untuk menilai perlu tidaknya pengamanan khusus atau penambahan pasukan bantuan dari Polda Kalbar.<br /><br />Pasangan calon yang maju dalam pilkada Sambas berdasarkan nomor urut hasil pleno KPU Sambas adalah kesatu Juliarti Djuhardi-Pabali Musa, kedua Darwin Muhammad-Darso, ketiga Prabasa Anantatur-Hasanusi, keempat Tufitriandi-Perden Firdaus, dan kelima Munawar-Bonefasius Bone.<br /><br />Pasangan Juliarti Djuhardi (Wakil Bupati Sambas 2005-2010) – Pabali Musa (mantan Ketua PW Muhammadiyah Kalbar) didukung koalisi berdasarkan perolehan kursi di DPRD yakni PPP, Partai Demokrat, dan PNBK.<br /><br />Pasangan Darwin Muhammad (mantan Kepala Dispenda Kalbar) – Darso (Wakil Ketua DPRD Sambas) didukung PDI Perjuangan dan Partai Indonesia Baru.<br /><br />Pasangan Prabasa Anantatur (Wakil Ketua DPRD Kalbar) – Hasanusi (Ketua Bappeda Sambas) didukung Partai Golkar dan PKS. Pasangan Tufitriandi (Sekda Pemkab Sambas) – Ferden Firdaus (pengusaha) diusung 10 partai politik berdasarkan suara sah koalisi.<br /><br />Sementara pasangan Munawar M Said – Bonefasius Bone merupakan calon perseorangan dengan 21.929 dukungan.<br /><br />KPU Sambas juga sudah melakukan pemutakhiran data pemilih tetap yang saat Pemilu 2009 ada 389.394 pemilih, maka untuk Pilkada 2011 ada 401.725 pemilih yang tersebar di 1.103 tempat pemungutan suara.</p>