Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, FX Bhirawa Brajapaksa menilai pihak kejaksaaan Sampit kurang proaktif dalam penyelesaian kasus gugatan sengketa lahan. <p style="text-align: justify;">"Sekadar untuk diketahui, coba anda tanyakan atau buka arsip-arsip yang ada di Kejaksaan Sampit pasti banyak pelimpahan berkas dari polisi terkait dengan pengaduan warga dalam sengketa lahan. Banyak kasus yang sudah kami limpahkan ke sana," kata Wakapolres Kotawaringin Timur, FX Bhirawa Brajapaksa, di Sampit, Rabu.<br /><br />Berkaitan dengan tuntutan penangguhan penahan terhadap kades Biru Maju, Purnomo, polisi tidak mau terlibat dalam kasus tuntutan ganti rugi lahan yang ranahnya perdata.<br /><br />Hal itu sehubungan dengan penangkapan kades Purnomo, karena adanya laporan pencurian buah kelapa sawit oleh pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit Buana Artha Sejahtera (PT BAS).<br /><br />Sengketa lahan itu merupakan kasus perdata, jadi yang ditangani polisi adalah soal laporan pencurian buah kelapa sawit dan perlu diketahui pula dalam penentuan kasus itu bisa dilanjutkan atau tidak, kejaksaan juga berperan.<br /><br />"Kami tidak akan bisa melanjutkan kasus tersebut jika kejaksaan menyatakan kasus itu tidak bisa dilanjutkan," katanya.<br /><br />Sementara Kasi Intel Kejaksaan Sampit Wagiman membantah tudingan pihak kepolisian tersebut, pihak kejaksaan selalu terbuka kepada masyarakat untuk mencari informasi seputar penanganan kasus sengketa lahan.<br /><br />"Silakan saja datang ke kantor kami untuk mengecek berkas yang sudah dilimpahkan polisi kepada Kejaksaan, kami selalu terbuka untuk memberitahukan perkembangan kepada siapa saja," kata dia.<br /><br />Sementara Mulyani Handoyo, Sekertaris Desa Biru Maju, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur menuding jika polisi kurang berpihak kepada masyarakat dalam hal penyelesaian kasus sengketa lahan.<br /><br />Ia mengatakan, selama ini polisi lebih berpihak kepada investor perkebunan ketimbang masyarakat, hal ini dibuktikan dengan banyaknya warga yang ditangkap polisi terkait masalah sengketa lahan sementara pihak perusahaan tidak ada terdengar yang ditangkap atau ditahan.<br /><br />"Kenapa selalu masyarakat yang menjadi korban dan berada di pihak yang bersalah, sementara pihak perusahaan yang nyata-nyata mengambil lahan kami secara paksa tidak ada yang ditangkap," ungkapnya. <strong>(das/ant)</strong></p>










