Home / Tak Berkategori

Warga Ambon Di Imbau Tidak Panikm Tsunami Jepanng

- Jurnalis

Jumat, 11 Maret 2011 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Ambon Jopi Papilaja mengimbau warganya untuk tidak panik dalam menyikapi dampak tsunami sebagai akibat gempa berkekuatan 8,9 Skala Richter (SR) yang melanda Jepang, Jumat <p style="text-align: justify;">Wali Kota Ambon Jopi Papilaja mengimbau warganya untuk tidak panik dalam menyikapi dampak tsunami sebagai akibat gempa berkekuatan 8,9 Skala Richter (SR) yang melanda Jepang, Jumat.<br /><br />"Kepada seluruh warga yang bermukim di pesisir saya imbau untuk tidak panik dalam menyikapi dampak tsunami di Jepang," kata Papilaja dalam imbauannya yang disebarkan, Jumat malam.<br /><br />Imbauan itu disampaikan Papilaja, sehubungan banyak beredar khabar bahwa Kota Ambon akan terkena imbas tsunami yang terjadi di Jepang, sehingga banyak warga terutama yang bermukim di pesisir pantai menjadi takut.<br /><br />Dia menegaskan, letak kota Ambon dengan posisi tsunami secara geografis sangat jauh dan tidak akan ada pengaruhnya.<br /><br />Guna mengantisipasi kemungkinan terjelek yang bisa terjadi, Papilaja meminta warga tetap waspada sambil terus mengikuti informasi melalui siaran Radio Republik Indonesia (RRI) Ambon setiap saat.<br /><br />Sementara itu, Badan meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ambon terus memantau dampak gempa yang melanda Jepang secara intensif.<br /><br />Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Ambon, Irwan Slamet, membenarkan telah diinstruksikan untuk memantau perkembangan gempa dan tsunami di Jepang dan melaporkan perkembangannya kepada masyarakat.<br /><br />"Kami memantau setiap gempa susulan dengan memprioritaskan perhatian pada patahan di Provinsi Maluku Utara karena merupakan pertemuan lempengan Pasifik dan Euroasia," ujarnya.<br /><br />Irwan memastikan berdasarkan analisa maka ancaman tsunami tidak akan melanda Maluku, tapi pemantauan intensif dilakukan agar bisa memberikan informasi jelas kepada masyarakat.<br /><br />"Kami sudah menyosialisasikan perkirakan tsunami tiba di Kawasan Timur Indonesia antara lain di Papua, Papua Barat, Maluku Utara dan Sulawesi Utara pada Jumat (11/3) malam, pukul 20.00 WIT," katanya.<br /><br />Irwan mengimbau masyarakat pesisir agar jangan memaksakan diri untuk melaut karena pada perairan maupun laut tertentu di Maluku seperti di Maluku Tenggara Barat dan Maluku Barat Daya serta Kepulauan Aru gelombang berkisar 3- 5 meter.<br /><br />"Tsunami berdasarkan analisa diperkirakan tidak melanda Maluku. Hanya saja itu tidak berarti mengabaikan kondisi cuaca ekstrim karena sering berbahaya kepada pelayaran dengan sering terjadi musibah laut," ujarnya.<br /><br />Wilayah Maluku merupakan tempat pertemuan empat lempengan bumi yakni Hindia atau Indo Australia dengan lempengan Euroasia atau lempengan Pasifik.<br /><br />Lempengan Pasifik bergerak ke arat Barat, lempengan Hindia berkerak ke arah Utara, lempengan Asia ke arah Selatan, terjadi pertemuan di kawasan laut Banda sampai perairan Maluku Tenggara.<br /><br />Daerah lain adalah Pulau Seram dan Laut Banda karena merupakan pertemuan lempengan bumi yang saling menekan sehingga lokasi ini menjadi tempat paling sering dilanda gempa.<br /><br />Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Sri Woro membenarkan bahwa BMKG mengeluarkan peringatan akan terjadi tsunami menyusul gempa 8,8 skala Richter di Jepang.<br /><br />"Tsunami bakal sampai di kawasan Indonesia pukul 18.00 WIB atau 20.00 WIT," kata Sri Woro.<br /><br />BKMG telah menyebarluaskan informasi perkiraan tsunami melalui jejaring sosial seperti facebook dan twitter. (Eka/Ant)</p>

Berita Terkait

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen
Realisasi APBD 2025 Kecil, Bupati Sintang Minta OPD Sering Rapat Evaluasi
UMKM Desa Kalbar Tampil di Hari Desa Nasional 2026, Kerupuk hingga Dodol Durian Paling Diminati
Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:12 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:15 WIB

Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:12 WIB

Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen

Berita Terbaru