Bupati Kapuas Kalimantan Tengah HM Mawardi mengingatkan warganya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan bahaya cuaca ekstrim yang kerap terjadi didaerah itu agar tidak menimbulkan korban jiwa. <p style="text-align: justify;">"Saya mengingatkan kepada warga Kabupaten Kapuas untuk tetap waspada dari kemungkinan bahaya yang terjadi akibat cuaca yang begitu ekstrim akhir-akhir ini," katanya di Kuala Kapuas, Minggu. <br /><br />Dia mengatakan curah hujan yang begitu tinggi di beberapa tempat pada daerah dengan moto Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung (Berjuang untuk mengangkat harkat dan martabat) tersebut telah mengakibatkan banjir, meskipun sampai sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa. <br /><br />Banjir sempat melanda beberapa desa di Kecamatan Kapuas Hulu diantaranya Desa Sei Hanyu, Jakatan, Sei Pinang, Supang, Ruhung Bungai, Tumbang Sirat, Manyarung dan Puroh. <br /><br />Selain itu, banjir akibat luapan air Sungai Kapuas Murung karena curah hujan yang tinggi ditambah air kiriman dari Sungai Barito menyebabkan 21 desa dan satu dusun di Kecamatan Kapuas Murung terendam banjir. <br /><br />Banjir yang melanda desa dan dusun di Kecamatan Kapuas Murung tersebut merendam ratusan hektar lahan pertanian tanaman padi para petani didaerah itu dengan perkiraan jumlah kerugian mencapai ratusan juta rupiah. <br /><br />Sebelumnya, dalam surat prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang diterima Dinas Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Kapuas menyebutkan Kabupaten Kapuas mempunyai daerah dengan tingkat potensi banjir menengah dan rendah. <br /><br />Prakiraan potensi banjir dari BMKG tersebut menyebutkan pada Nopember 2010 tingkat potensi banjir menengah dan rendah serta Desember 2010 tingkat potensi banjir menengah. <br /><br />HM Mawardi juga menyebutkan prakiraan banjir juga dapat terjadi di Kecamatan Mantangai antara lain di Desa Lapetan, Tanjung Kalanis, Tumbang Muroi, Muara Mangkutup dan Desa Katunjung serta beberapa desa di Kecamatan Kapuas Barat. <br /><br />Selain musibah banjir akibat curah hujan yang tinggi, warga didaerah itu juga dihimbau terhadap ancaman angin puting beliung yang pernah terjadi didaerah itu mengakibatkan puluhan rumah rusak berat, ringan dan sedang. <br /><br />"Upaya untuk mengingatkan warga Kapuas tersebut guna menghindari adanya korban jiwa akibat banjir maupun angin puting beliung," katanya. <br /><br />Dia juga telah menginstruksikan kepada seluruh aparatur di kecamatan yang rawan terjadi banjir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya banjir dan angin puting beliung. <strong>(das/ant)</strong></p>










