Home / Tak Berkategori

YLBHN Minta Pemerintah Hati-Hati Gunakan Anggaran

- Jurnalis

Minggu, 3 April 2011 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Nasional (YLBHN) Kota Dumai, Riau, meminta pemerintah setempat hati-hati dalam menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sebesar Rp803 miliar yang disahkan beberapa waktu lalu. <p style="text-align: justify;">Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Nasional (YLBHN) Kota Dumai, Riau, meminta pemerintah setempat hati-hati dalam menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sebesar Rp803 miliar yang disahkan beberapa waktu lalu.<br /><br />"Peruntukkan juga jangan asal-asalan dan sembrono. Selain itu kita juga meminta pemkot fokus terhadap suatu permasalahan. Contohnya kalau memang peningkatan mutu sumberdaya manusia menjadi prioritas utama, segera tuntaskan, dan jangan setengah-setengah," kata Ketua YLBHN Ir Hasbi kepada ANTARA di Dumai, Minggu.<br /><br />Menurut Hasbi, segala sesuatu yang setengah-setengah akan membuat semuanya tidak maksimal dan terkesan sia-sia.<br /><br />"Kita harapkan pemkot fokus terhadap penyelesaian suatu masalah yang ada. Semuanya hanya bisa dilakukan dan dituntaskan dengan baik jika fokus terhadap satu permasalahan. Setelah satu masalah selesai, baru masuk kemasalah lainnya," kata dia.<br /><br />Berdasarkan pengamatan, kata dia, pemerintah yang sudah-sudah, selalu tidak fokus alias memecahkan permasalahan dengan rumus yang salah.<br /><br />Hal ini yang menyebabkan semuanya serba gantung, dan sudah pasti yang menjadi korban atas kecerobohan pemeirintah itu adalah masyarakat, katanya.<br /><br />Sebagai contoh yakni proyek pengadaan air bersih untuk rakyat. Memasuki periode kedua atau melebihi lima tahun sejak proyek tersebut berjalan, sampai sekarang juga belum tuntas.<br /><br />Begitu juga dengan proyek perbaikan drainase, gang-gang perkotaan, dan lainnya yang sampai saat ini masih juga belum kunjung tuntas.<br /><br />Untuk itu, terang dia, diharapkan pemerintah daerah dapat bertindak bijak dalam mengalokasikan anggaran yang sebenarnya bersumber dari rakyat itu.(Eka/Ant)</p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan
Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu
Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal
Training ESQ Leadership Hari Kedua, Pemkab Barito Utara Perkuat 7 Budi Utama dan Tata Kelola Akuntabel
Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:23 WIB

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:17 WIB

Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:40 WIB

Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:28 WIB

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:33 WIB

Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal

Berita Terbaru

Sekadau

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Jan 2026 - 17:28 WIB