Infrastruktur Kunci Perekonomian di Pedalaman

- Jurnalis

Rabu, 25 Mei 2022 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Sintang, Maria Magdalena

i

Anggota DPRD Sintang, Maria Magdalena

SINTANG, KN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang Maria Magdalena menilai, untuk mengentaskan angka garis kemiskinan tertinggi se-Kalbar, Kabupaten Sintang harus memperioritaskan infrastruktur jalan.

Menurutnya, apabila infrastruktur tersebut sudah baik, hasilnya akan berdampak luas terhadap mobilisasi masyarakat. Sehingga, perekonomian di daerah bisa membaik.

Dikatakan Maria, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021 lalu yang digodok saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) sudah baik. Ada beberapa hal difokuskan untuk penurunan angka kemikiskanan di Kabupaten Sintang.

“Programnya sangat bagus sudah sesuai dengan RPJMD kabupaten sintang,” katanya.

Seperti diketahui, penurunan angka kemiskinan akan dilakukan melalui empat hal: Peningkatan infrastruktur dasar, saniatasi, optimalisasi air bersih dan peningkatan sumber energi baru dan terbarukan.

Politisi Demokrat ini menyarankan, soal infrastruktur, pemerintah disarankan untuk memprioritaskan jalan.

“Kalau soal prioritas insfrastruktur jalan yang utama, biar harga barang bisa murah dan terjangkau oleh masyarakat terutama di pedalaman,” ujar Maria.

Maria menilai, infrastruktur jalan menjadi penopang mobilisasi masyarakat di pedalaman.Buruknya infrastruktur kata dia menyumbang banyak persoalan.Mulai dari sulitnya distribusi barang dan jasa hingga menyebabkan harganya melambung.Belum lagi, mobilisasi hasil pertanian dan perkebunan.

“Untuk mengatasi hal ini tentu butuh dukungan semua pihak.Kabupaten tidak bisa sendiri dengan wilayah dan panjang jalan, sementara dananya terbatas.Koordinasi tetap harus dilakukan dengan pemerintah provinsi dan pusat,” ungkapnya.

Selain itu, Maria juga mengatakan ada beberapa cara untuk menyelesaikan masalah kemiskinan di Kabupaten Sintang. Pertama Menciptakan lapangan pekerjaan yang luas dan banyak untuk warga.

“Kedua, adanya upaya memberikan bantuan/subsidi kepada warga kurang mampu terhadap kebutuhan pokoknya, Ketiga meningkatkan berbagai fasilitas warga/masyarakat, seperti jalan, listrik, dan lainnya, terakhir penghapusan larangan impor beras,” jelasnya. (*)

Berita Terkait

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54
Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang
Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Pemotongan Dana Transfer Pusat Tak Pengaruhi Gaji Pegawai
Ketua DPRD Sintang Apresiasi Sinergi Eksekutif dan Legislatif dalam Pengesahan APBD 2026
Laporan Badan Anggaran Berisi Rangkuman Hasil Evaluasi dan  Rekomendasi

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Senin, 1 Desember 2025 - 19:26 WIB

Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54

Senin, 1 Desember 2025 - 08:39 WIB

Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang

Jumat, 28 November 2025 - 20:24 WIB

Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita

Jumat, 28 November 2025 - 20:04 WIB

Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat

Berita Terbaru