SINTANG, KN – Pemerintah Kabupaten Sintang diminta untuk menggenjot sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Hal ini sebagai upaya pemulihan ekonomi rakyat di kabupaten ini.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah pembenahan infrastruktur-infrastruktur dari sejumlah potensi dan destinasi wisata yang tersebar di 14 kecamatan.
Dengan infrastruktur memadai dan mudahnya akses ketujuan wisata, maka akan membuka lebar potensi kunjungan wisatawan hingga bedampak terbuka lebar pasaran produk ekonomi kreatif.
Olehkarenanya, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Jeffray Edward minta pemerintah daerah lebih bersiap lagi. Sehingga kita punya bahan dan data untuk bisa memperjuangkannya dipusat.
Sebab, Jeffray Edward menilai Kabupaten Sintang belum masuk dalam destinasi wisata nasional, seperti Bali, Jawa, Mandalika maupun Danau Toba di Sumatera.
Hal tersebut dimungkinkan adanya kendala yang belum teratasi, sehingga kurang diminati sebagai tujuan.
Memang lanjut dia, semua potensi kawasan wisata di daerah merupakan aset daerah yang pengembangannya juga oleh daerah.
Sedang pemerintah pusat akan mendorong keterlibatan masyarakat dalam ekonomi kreatif sehingga dapat memacu prekonomian.
“Jadi agar menarik perhatian pemerintah pusat, maka persiapan daerah sendiri harus dari a sampai z. Artinya, dengan persiapan yang matang lah,” kata Jeffray Edward, politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.
Terkait ekonomi kreatif, legislator DPRD Sintang ini menyebutkan, selama ini cukup banyak produk kerajinan perorangan maupun UMKM di Bumi Senentang yang dihasilkan. Hanya saja, cara kemasan yang minim bahkan tidak memiliki lebel atau merek dari produk yang dihasilkan membuat kesulitan para pelaku ekonomi kreatif untuk maju.
“Karena itu kedepan, pemerintah daerah harus lebih serius lagi mempersiapkan segala sesuatunya. Sehingga dengan masif dan meningkatnya kunjungan wisatawan maka secara otomatis peluang pasar pelaku ekonomi kreatif terkoneksi langsung kedalamnya,” pubgkas Jeffray Edward, wakil rakyat dari Dapil Kecamatan Kelam Permai – Kecamatan Dedai – Kecamatan Sungai Tebelian ini. (*)














