Banyak Desa Terisolir, Jalur Sungai Masih Jadi Andalan di Serawai-Ambalau

- Jurnalis

Rabu, 30 November 2022 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Sintang, Sandan

i

Anggota DPRD Sintang, Sandan

SINTANG, KN – Akses jalur sungai masih menjadi andalan masyarakat yang berada di Kecamatan Serawai dan Ambalau. Hal itu dikarenakan belum banyaknya akses jalan darat yang terbuka di dua kecamatan tersebut.

Seperti yang disampaikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Sandan, bahwa akses jalan darat di sana hanya ada di ibu kota kecamatan dan beberapa desa saja.

“Di dua kecamatan itu masih banyak desa-desa yang terisolir. Untuk transportasi hanya bisa memakai jalur sungai saja,” ujar wakil rakyat Daerah Pemilihan (Dapil) V Serawai-Ambalau ini, beberapa waktu lalu.

Sementara untuk memakai akses jalur sungai kata Sandan, biayanya lumayan besar, terlebih Bahan Bakar Minyak (BBM) naik, sehingga sangat memberatkan bagi masyarakat. Karena untuk mengunakan akses sungai tersebut membutuhkan BBM.

“Apalagi kondisi ekonomi masyarkat saat ini melemah setelah dihantam berbagai bencana, seperti banjir, Covid-19 dan naiknya harga BBM. Diperparah lagi Serawai-Ambalau ini memang dari dulu tidak pernah merasakan BBM subsidi,” tuturnya.

Sebenarnya kata Sandan, dulu sudah pernah dimulai untuk dibuka akses jalan darat ke desa-desa, hanya saja terhenti akibat badai Covid-19 yang menghantam.

“Dulu kita sudah mulai buka akses jalan darat ke desa-desa, tapi terkendala bencana, yang paling parah karena Covid-19 pada tahun 2020 lalu, sehingga semuanya terhenti karena tidak ada anggaran untuk meneruskan pembukaan akses jalan ke desa-desa itu,” terang Sandan.

Perihal tersebut tidak membuat sandan berdiam diri, diakuinya berbagai upaya telah dilakukan, seperti mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) Sintang supaya mengusulkan ke pemerintah pusat untuk bisa mendapatkan program pembukaan jalan.

“Usulan programnya bisa melalui program desa tertinggal atau bisa juga melalui TMMD. Yang pasti kita juga sudah berupaya agar desa-desa di Serawai-Ambalau keluar dari keterisoliran,” pungkasnya Sandan. (pul)

Berita Terkait

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000
Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54
Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang
Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Pemotongan Dana Transfer Pusat Tak Pengaruhi Gaji Pegawai
Ketua DPRD Sintang Apresiasi Sinergi Eksekutif dan Legislatif dalam Pengesahan APBD 2026

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:32 WIB

Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000

Senin, 1 Desember 2025 - 19:26 WIB

Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54

Senin, 1 Desember 2025 - 08:39 WIB

Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang

Jumat, 28 November 2025 - 20:24 WIB

Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita

Berita Terbaru