MELAWI-KN. Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Melawi, Antonius Anen, meminta instansi terkait meningkatkan pemantauan pasokan serta pengawasan harga sembilan bahan pokok dan gas LPG menjelang bulan suci Ramadan.
Menurut Antonius, momentum menjelang Ramadan kerap diikuti peningkatan permintaan kebutuhan pokok masyarakat. Kondisi tersebut berpotensi memicu lonjakan harga maupun gangguan distribusi jika tidak diantisipasi sejak dini.
“Pemerintah daerah melalui instansi teknis harus memastikan ketersediaan sembako dan LPG tetap aman, sekaligus mengawasi pergerakan harga di pasaran agar tidak memberatkan masyarakat,” tegasnya, ditemui beberapa waktu lalu di PDAM Tirta Melawi.
Ia menilai stabilitas pasokan dan harga menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang periode konsumsi tinggi. Karena itu, pengawasan distribusi hingga tingkat pengecer dinilai perlu diperketat untuk mencegah praktik penimbunan maupun spekulasi harga.
Komisi III, lanjutnya, akan terus memantau perkembangan di lapangan serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Melawi terpenuhi dengan baik selama Ramadan.
“Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok atau harus membeli dengan harga yang tidak wajar. Stabilitas pasokan dan harga harus menjadi prioritas bersama,” pungkasnya. (Ira)


















