SINTANG, KN – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang, Siti Musrikah, menyatakan pihaknya akan segera memasang kamera pengawas atau CCTV di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA). Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi aturan jam pembuangan sampah.
Menurut Siti Musrikah, pemasangan CCTV tersebut bertujuan untuk memantau aktivitas pembuangan sampah secara lebih efektif. Dengan adanya pengawasan berbasis teknologi, pihaknya dapat mengidentifikasi masyarakat atau oknum yang membuang sampah tidak sesuai dengan waktu yang telah ditentukan oleh pemerintah daerah.
“Kami akan memasang CCTV di TPSA supaya bisa mengetahui siapa saja yang membuang sampah tidak patuh terhadap jam yang sudah ditetapkan,” ujarnya.
Ia menegaskan, masyarakat yang terbukti melanggar aturan tersebut akan dikenakan tindakan tegas. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan tertib, sekaligus menekan kebiasaan membuang sampah sembarangan.
Siti juga mengungkapkan bahwa sebelum perayaan Lebaran lalu, pihak Dinas Lingkungan Hidup telah melakukan sosialisasi secara masif terkait aturan jam buang sampah kepada masyarakat. Sosialisasi tersebut dilakukan melalui berbagai media dan kegiatan langsung di lapangan, dengan harapan masyarakat dapat memahami dan mematuhi ketentuan yang berlaku.
“Kami sebenarnya sudah melakukan sosialisasi sebelum Lebaran kemarin, jadi masyarakat seharusnya sudah mengetahui aturan jam buang sampah. Dengan adanya CCTV ini, pengawasan akan lebih maksimal,” tambahnya.
Langkah pemasangan CCTV ini diharapkan mampu memberikan efek jera bagi pelanggar sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya modernisasi sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Sintang.
Pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan. Dengan sinergi antara pengawasan dan kesadaran warga, diharapkan permasalahan sampah di Sintang dapat ditangani secara lebih efektif dan berkelanjutan.










