SINTANG, KN – Kepala Bidang Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sintang, Ahmad Riduan, menerima kunjungan kerja langsung dari Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Fani Meviato, pada Selasa, 31 Maret 2026.
Dalam kunjungannya, Fani Meviato menyampaikan pentingnya peran Tim Kewaspadaan Dini Daerah (TKDD) dan Tim Penanganan Konflik Sosial (Timdu) dalam menjaga kondusifitas daerah. Menurut Fani, keberadaan tim ini sangat strategis untuk mencegah potensi konflik yang bisa berdampak pada stabilitas sosial dan keamanan di tingkat lokal.
“TKDD dan Timdu harus selalu aktif melakukan komunikasi sosial serta dialog dengan tokoh masyarakat di wilayahnya. Hal ini penting untuk mengetahui potensi konflik sejak dini dan mengambil langkah antisipatif,” ujar Fani.
Selain itu, Fani menekankan penguatan peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) sebagai mitra utama pemerintah di masyarakat. Ia menilai forum-forum ini menjadi sarana strategis untuk menyebarkan informasi, membangun kerja sama dengan warga, serta mendukung upaya pencegahan konflik.
Ahmad Riduan menyambut baik kunjungan kerja tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk meningkatkan koordinasi antara Kesbangpol Sintang dan Kesbangpol Provinsi Kalbar. Ia menekankan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban sosial adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.
“Kunjungan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami mendapatkan arahan langsung mengenai peran TKDD dan Timdu, serta bagaimana memperkuat forum-forum kemasyarakatan agar kondusifitas daerah tetap terjaga,” jelas Ahmad Riduan.
Kunjungan ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam penanganan konflik sosial di berbagai daerah di Kalbar. Diharapkan, melalui koordinasi yang intensif dan kolaborasi dengan berbagai pihak, Kabupaten Sintang dapat terus menjaga stabilitas sosial, mencegah potensi konflik, serta memastikan masyarakat hidup dalam kondisi aman dan harmonis.










