MELAWI-KN. Aksi nekat pencurian menyasar fasilitas publik di Kabupaten Melawi. Dua batang besi pengaman di Jembatan Melawi II, jalur vital penghubung masyarakat, dilaporkan raib. Peristiwa ini memicu keresahan warga setelah kabar kehilangan tersebut ramai beredar di media sosial.
Kecurigaan publik akhirnya terbukti. Aparat kepolisian yang turun langsung ke lokasi menemukan bagian pengaman jembatan memang telah hilang dan diduga kuat dicuri oleh oknum tak bertanggung jawab.
Laporan awal berasal dari masyarakat yang melihat hilangnya besi pengaman jembatan di Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh. Menindaklanjuti informasi tersebut, jajaran Polsek Nanga Pinoh bersama Satreskrim Polres Melawi langsung melakukan pengecekan dan pengumpulan bahan keterangan di lokasi sejak Senin (2/3/2026).

Kapolsek Nanga Pinoh Iptu Jamidi membenarkan adanya kehilangan komponen pengaman tersebut.
“Setelah dilakukan pengecekan di lapangan oleh Kanit Reskrim Aipda Gatot Santoso bersama anggota, benar terdapat dua batang besi pengaman jembatan yang hilang dan diduga akibat pencurian,” ujar Jamidi.
Besi yang hilang berbentuk bulat dengan panjang masing-masing sekitar delapan meter dan berwarna abu-abu. Posisi besi berada di sisi kiri jembatan dari arah menuju Kecamatan Pinoh Utara.
Kehilangan komponen pengaman ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Selain merusak fasilitas publik, hilangnya besi pengaman juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan yang melintas di jembatan tersebut.
Merespons situasi itu, aparat kepolisian meningkatkan patroli di kawasan Jembatan Melawi II dan sejumlah titik rawan di Nanga Pinoh. Pada Kamis (5/3/2026) dini hari, patroli dipimpin Pamapta II Ipda Yakin Puas bersama personel Samapta, piket Polres Melawi, dan Polsek Nanga Pinoh melakukan pengecekan langsung ke lokasi.
Patroli juga menyasar sejumlah area strategis seperti rumah sakit, Pasar Desa Paal, terminal, hingga area penitipan kendaraan di penyeberangan Desa Paal yang dinilai rawan tindak kriminal.
“Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi jembatan sekaligus mencegah potensi kejahatan lanjutan,” kata Ipda Yakin Puas.
Polisi juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat melintas di Jembatan Melawi II, terutama pada malam hari, mengingat sebagian ruas jembatan masih minim penerangan.
Sementara itu, penyelidikan terhadap dugaan pencurian besi pengaman masih terus dilakukan. Polsek Nanga Pinoh berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Melawi untuk mengungkap pelaku sekaligus memperkuat pengamanan fasilitas umum di kawasan tersebut.
Masyarakat pun diminta ikut berperan aktif menjaga fasilitas publik dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan melalui layanan darurat 110.
Hingga kini, situasi di sekitar Jembatan Melawi II dilaporkan tetap aman dan kondusif, namun polisi menegaskan perburuan terhadap pelaku pencurian masih terus berlangsung. (Ira)


















