Hati-Hati! Nama dan Foto Kabid P2MD Dibajak, Akun WhatsApp Palsu Beraksi Diduga Incar Korban Penipuan

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nomor akun yang membajak nama dan foto Zulkifli. (Dedi Irawan)

i

Nomor akun yang membajak nama dan foto Zulkifli. (Dedi Irawan)

MELAWI-KN. Aksi pencatutan identitas kembali meresahkan. Kali ini, nama dan foto Zulkifli, Kepala Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (P2MD) Dinas Demberdayaan Masyarakat dan Desa, dibajak oleh oknum tak bertanggung jawab dan digunakan dalam akun WhatsApp palsu yang diduga kuat untuk melancarkan aksi penipuan.

Informasi ini mencuat setelah Zulkifli menerima banyak laporan dari masyarakat dan sejumlah pihak yang mengaku dihubungi oleh nomor tidak dikenal yang menggunakan nama serta foto dirinya. Dalam komunikasi tersebut, pelaku diduga mencoba membangun percakapan dengan maksud tertentu yang mengarah pada indikasi penipuan.

“Saya menerima banyak laporan bahwa ada pihak yang mencatut nama dan foto saya. Nomor tersebut menghubungi sejumlah pihak dan patut diduga memiliki tujuan yang tidak baik,” tegas Zulkifli saat dikonfirmasi, Rabu (4/3/2026).

Ia memastikan bahwa nomor yang beredar dan mengatasnamakan dirinya tersebut bukanlah nomor pribadinya. Zulkifli juga menegaskan bahwa setiap komunikasi resmi terkait urusan dinas dilakukan melalui jalur formal dan dapat diverifikasi langsung ke instansi terkait.

Zulkifli mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan, permintaan bantuan, ataupun tawaran tertentu yang mengatasnamakan dirinya, terutama jika berkaitan dengan uang, proyek, atau kepentingan pribadi.

“Kepada masyarakat, jangan langsung percaya jika ada pesan yang mengatasnamakan saya, apalagi jika meminta sesuatu yang mencurigakan. Silakan lakukan konfirmasi langsung,” ujarnya.

Ia juga meminta agar masyarakat segera memblokir dan melaporkan nomor tersebut jika menerima pesan mencurigakan, guna mencegah jatuhnya korban lebih lanjut.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa modus penipuan digital semakin beragam dan memanfaatkan kepercayaan publik terhadap pejabat atau tokoh tertentu. Kewaspadaan dan verifikasi menjadi kunci utama agar tidak terjebak dalam praktik penipuan yang merugikan. (Ira)

Berita Terkait

Oknum Anggota Polsek Seberuang Dikenai Sanksi Adat “Pamali” oleh Masyarakat Adat Kantuk
Besi Pengaman Jembatan Melawi II Dicuri, Infrastruktur Vital Dibobol: Polisi Buru Pelaku
Diburu Sejak Bangku SMA, Polres Melawi Cari Bibit Polisi 2026 Di SMA Belimbing
Monitoring dan Verifikasi Faktual Ormas di Desa Baning Kota, Santoso Pastikan Administrasi dan Legalitas Berjalan Baik
TP-PKK Melawi Gulirkan Program “Berbagi Seribu Kebaikan”, Sentuh Anak Disabilitas hingga Lansia di Bulan Ramadan
DLH Sintang Terapkan Aturan Jam Buang Sampah Mulai 2026, Siapkan Petugas Jaga TPS
Sosialisasi dan Penertiban Jam Buang Sampah, DLH Sintang Siapkan Petugas Jaga di TPS
Bupati Sintang Harap Perumda Tirta Senentang Bisa Raih Keuntungan

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:54 WIB

Oknum Anggota Polsek Seberuang Dikenai Sanksi Adat “Pamali” oleh Masyarakat Adat Kantuk

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:16 WIB

Besi Pengaman Jembatan Melawi II Dicuri, Infrastruktur Vital Dibobol: Polisi Buru Pelaku

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:02 WIB

Hati-Hati! Nama dan Foto Kabid P2MD Dibajak, Akun WhatsApp Palsu Beraksi Diduga Incar Korban Penipuan

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:13 WIB

Diburu Sejak Bangku SMA, Polres Melawi Cari Bibit Polisi 2026 Di SMA Belimbing

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:30 WIB

Monitoring dan Verifikasi Faktual Ormas di Desa Baning Kota, Santoso Pastikan Administrasi dan Legalitas Berjalan Baik

Berita Terbaru

Eksekutif

 Bupati Sintang Jamuan Makan Malam Bersama Petinggi GMII

Jumat, 6 Mar 2026 - 22:38 WIB