MELAWI-KN. Aksi pencatutan identitas kembali meresahkan. Kali ini, nama dan foto Zulkifli, Kepala Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (P2MD) Dinas Demberdayaan Masyarakat dan Desa, dibajak oleh oknum tak bertanggung jawab dan digunakan dalam akun WhatsApp palsu yang diduga kuat untuk melancarkan aksi penipuan.
Informasi ini mencuat setelah Zulkifli menerima banyak laporan dari masyarakat dan sejumlah pihak yang mengaku dihubungi oleh nomor tidak dikenal yang menggunakan nama serta foto dirinya. Dalam komunikasi tersebut, pelaku diduga mencoba membangun percakapan dengan maksud tertentu yang mengarah pada indikasi penipuan.
“Saya menerima banyak laporan bahwa ada pihak yang mencatut nama dan foto saya. Nomor tersebut menghubungi sejumlah pihak dan patut diduga memiliki tujuan yang tidak baik,” tegas Zulkifli saat dikonfirmasi, Rabu (4/3/2026).
Ia memastikan bahwa nomor yang beredar dan mengatasnamakan dirinya tersebut bukanlah nomor pribadinya. Zulkifli juga menegaskan bahwa setiap komunikasi resmi terkait urusan dinas dilakukan melalui jalur formal dan dapat diverifikasi langsung ke instansi terkait.
Zulkifli mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan, permintaan bantuan, ataupun tawaran tertentu yang mengatasnamakan dirinya, terutama jika berkaitan dengan uang, proyek, atau kepentingan pribadi.
“Kepada masyarakat, jangan langsung percaya jika ada pesan yang mengatasnamakan saya, apalagi jika meminta sesuatu yang mencurigakan. Silakan lakukan konfirmasi langsung,” ujarnya.
Ia juga meminta agar masyarakat segera memblokir dan melaporkan nomor tersebut jika menerima pesan mencurigakan, guna mencegah jatuhnya korban lebih lanjut.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa modus penipuan digital semakin beragam dan memanfaatkan kepercayaan publik terhadap pejabat atau tokoh tertentu. Kewaspadaan dan verifikasi menjadi kunci utama agar tidak terjebak dalam praktik penipuan yang merugikan. (Ira)


















