MELAWI-KN. Nada tegas dan tanpa kompromi menggema dari podium apel. AKBP Harris Batara Simbolon memberi peringatan keras kepada seluruh jajaran: kekompakan, disiplin, dan kepedulian bukan sekadar slogan — pelanggaran, apalagi narkoba, akan berujung tindakan tegas tanpa ruang tawar.
Pernyataan itu disampaikan Kapolres Melawi di hadapan Wakapolres, perwira, bintara, dan ASN saat apel pagi jam pimpinan di Aula Tribrata Polres Melawi, Senin (23/2/2026). Hadir mendampingi, Wakapolres Kompol Aang Permana bersama jajaran personel.
Kapolres menegaskan, soliditas internal menjadi fondasi utama kesiapan menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks. Tanpa disiplin dan kepedulian, kepercayaan publik bisa runtuh dalam sekejap.
“Kepada seluruh personel, saya tegaskan wajib kompak, disiplin, dan peduli dalam melaksanakan tugas. Itu kunci kesiapan kita melayani masyarakat,” tegas Harris.
Menurutnya, kekompakan dan disiplin yang selama ini terjaga terbukti mampu membawa Polres Melawi melewati berbagai tekanan tugas. Namun tantangan ke depan dinilai jauh lebih berat dan menuntut integritas yang tidak bisa ditawar.
Peringatan paling keras diarahkan pada potensi pelanggaran internal. Kapolres menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap perilaku yang mencoreng institusi, terutama penyalahgunaan narkoba.
“Saya tidak ingin ada pelanggaran yang mencederai pengabdian Polri. Hindari dan jauhi narkoba. Tidak ada ruang bagi personel yang terlibat — pasti ditindak tegas,” tandasnya.
Penegasan itu menjadi sinyal kuat bahwa pembenahan disiplin internal menjadi prioritas di lingkungan Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, khususnya di Melawi. Pesannya jelas: solid atau tersingkir. Integritas atau berhadapan dengan sanksi. Tidak ada pilihan di tengah. (Ira)










