SINTANG, KN – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang, Kusnidar, mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih mengawasi anak-anak saat bermain di sungai, kolam renang, atau area perairan lainnya. Imbauan ini disampaikan menjelang libur panjang, di mana banyak anak-anak memanfaatkan waktu luang untuk bermain air tanpa pengawasan orang tua.
Menurut Kusnidar, meskipun bermain air merupakan aktivitas yang menyenangkan dan bermanfaat untuk kesehatan serta keterampilan motorik anak, kondisi tanpa pengawasan dapat meningkatkan risiko kecelakaan, termasuk tenggelam atau cedera akibat arus deras di sungai. “Kami melihat banyak anak yang bermain di sungai atau kolam renang tanpa pendamping. Ini sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak yang belum bisa berenang dengan baik,” ujarnya, Kamis 19 Maret 2026.
Kusnidar menambahkan bahwa orang tua memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan keselamatan anak selama liburan. Pengawasan langsung, penentuan area bermain yang aman, serta penggunaan alat bantu seperti pelampung menjadi langkah penting untuk mencegah kecelakaan. Ia juga mengingatkan agar orang tua tidak hanya mengandalkan pengawasan dari pihak lain, seperti teman sebaya atau penjaga kolam, karena risiko tetap ada.
Selain itu, ia mendorong sekolah dan komunitas lokal untuk memberikan edukasi keselamatan air kepada anak-anak. Pengetahuan dasar mengenai cara berenang yang aman, mengenali arus bahaya, dan tindakan pertolongan pertama menjadi hal penting yang dapat menyelamatkan nyawa.
“Kami menghimbau semua pihak untuk proaktif. Orang tua harus hadir dan memperhatikan anak-anaknya saat bermain, baik di sungai maupun kolam renang. Keselamatan anak adalah prioritas utama,” tambah Kusnidar.
BPBD Sintang juga mengingatkan masyarakat untuk melaporkan segera bila terjadi insiden di perairan, agar pertolongan cepat dapat diberikan. Dengan kesadaran orang tua dan masyarakat yang tinggi, diharapkan libur panjang ini tetap aman bagi anak-anak dan mencegah terjadinya kecelakaan tragis.
Langkah pengawasan yang konsisten dan edukasi keselamatan air menjadi kunci agar anak-anak dapat menikmati waktu libur dengan aman, sehat, dan menyenangkan di Kabupaten Sintang.










