SINTANG, KN – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sintang, Abdul Syufriadi, S.H., M.Si., mendampingi Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menghadiri kegiatan Penyerahan Laporan Keuangan Unaudited Tahun Anggaran 2025 oleh Pemerintah Daerah se-Kalimantan Barat serta Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Dana Bantuan Partai Politik TA 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan Barat pada Selasa, 30 Maret 2026.
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati dan Wali Kota se-Kalimantan Barat, Ketua DPRD Kabupaten/Kota, Sekretaris Daerah, Kepala Kesbangpol, Inspektur, dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) se-Kalimantan Barat. Kehadiran jajaran pejabat daerah ini menunjukkan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah serta dana bantuan partai politik.
Abdul Syufriadi menegaskan bahwa pendampingan Bupati Sintang pada kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung tata kelola keuangan yang transparan dan sesuai regulasi. Ia juga menyampaikan bahwa partisipasi aktif kepala daerah dan jajaran terkait sangat penting untuk memastikan laporan keuangan dan bantuan parpol dikelola secara akuntabel.
“Sebagai pemerintah daerah, kami menyadari pentingnya laporan keuangan yang jelas dan transparan. Pendampingan Bupati ini sekaligus menunjukkan komitmen Kabupaten Sintang untuk akuntabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi,” ujar Abdul Syufriadi.
Selain itu, kegiatan ini menjadi ajang koordinasi antar daerah untuk berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan keuangan dan dana bantuan parpol. Penyerahan laporan ini juga membantu BPK dalam melakukan audit dan evaluasi secara menyeluruh, sehingga rekomendasi perbaikan dan penguatan sistem dapat segera diterapkan.
Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya integritas dan ketepatan dalam pelaporan keuangan, agar seluruh penggunaan dana publik dan dana bantuan partai politik dapat dipertanggungjawabkan secara profesional. Ia berharap, kegiatan ini dapat mendorong peningkatan kualitas pengelolaan keuangan di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.










