SINTANG, KN – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sintang, Abdul Syufriadi, didampingi Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan, Indra Gunawan, dan Kepala Bidang Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional, Ahmad Riduan, memimpin Rapat Tim Seleksi Calon Paskibraka Kabupaten Sintang tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah pada Kamis, 2 April 2026.
Rapat ini menjadi langkah awal dalam persiapan pembentukan pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026. Menurut Abdul Syufriadi, rapat ini menekankan pentingnya proses seleksi yang transparan, objektif, dan adil, agar peserta yang terpilih benar-benar memiliki kemampuan fisik, mental, dan disiplin yang mumpuni.
“Paskibraka merupakan simbol semangat nasionalisme dan patriotisme. Oleh karena itu, seleksi harus dilakukan secara ketat dan profesional, sehingga calon anggota yang terpilih dapat menjalankan tugasnya dengan baik,” ujar Abdul Syufriadi.
Dalam rapat tersebut, tim seleksi membahas beberapa hal, termasuk kriteria peserta, tahapan seleksi, jadwal kegiatan, serta mekanisme evaluasi dan pengumuman hasil. Selain itu, rapat juga menekankan pentingnya pembinaan mental dan fisik calon Paskibraka sejak tahap seleksi hingga pelaksanaan tugas.
Kepala Bidang Wasbang, Indra Gunawan, menambahkan bahwa seleksi calon Paskibraka tidak hanya melihat kemampuan fisik semata, tetapi juga kepribadian, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama. “Paskibraka bukan hanya soal mengibarkan bendera, tetapi juga representasi generasi muda yang memiliki integritas dan tanggung jawab,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang PK Wasnas, Ahmad Riduan, menekankan koordinasi dengan sekolah dan instansi terkait untuk memastikan seluruh proses seleksi berjalan lancar. Ia juga mengingatkan pentingnya transparansi dan dokumentasi selama seleksi untuk menjaga kepercayaan publik.










