SINTANG, KN – Pemerintah Kabupaten Sintang terus menunjukkan capaian positif dalam pembangunan desa. Hal ini terlihat dari data kualifikasi desa yang disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Sintang, Yasser Arafat.
Yasser mengungkapkan, berdasarkan klasifikasi umum desa, saat ini terdapat 241 desa berstatus swadaya, 125 desa swakarsa, dan 24 desa swasembada di Kabupaten Sintang. Data tersebut mencerminkan kondisi perkembangan desa dari sisi partisipasi dan kemampuan masyarakat dalam membangun wilayahnya.
“Sebagian besar desa di Sintang masih berada pada kategori swadaya, namun desa swakarsa dan swasembada juga terus bertambah seiring meningkatnya pembangunan dan kemandirian masyarakat desa,” ujar Yasser.
Sementara itu, jika mengacu pada Indeks Desa Membangun (IDM), kondisi desa di Kabupaten Sintang menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Tidak terdapat desa yang masuk kategori sangat tertinggal maupun tertinggal.
“Untuk IDM, desa sangat tertinggal dan desa tertinggal di Sintang sudah nol. Ini menunjukkan tidak ada lagi desa dengan kondisi sangat tertinggal,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia merinci bahwa saat ini terdapat 184 desa berstatus berkembang, 93 desa berstatus maju, dan 113 desa telah mencapai status mandiri. Capaian ini menjadi indikator bahwa pembangunan desa di Kabupaten Sintang mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Yasser, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai program pembangunan. Selain itu, pemanfaatan dana desa yang tepat sasaran juga menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan desa.
“Peningkatan status desa ini tentu menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus mendorong pembangunan yang merata, terutama dalam peningkatan infrastruktur, pelayanan dasar, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Sintang pun berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan dan pendampingan terhadap desa-desa agar semakin banyak desa yang naik status menjadi maju dan mandiri.










