Niko Yakin PAD Sintang 2023 Capai Target

oleh
Anggota DPRD Sintang, Nikodemus

SINTANG, KN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Nikodemus meyakini Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sintang pada tahun 2023 mendatang akan mencapai target.

Ihwal tersebut diyakini Nikodemus bukan tanpa sebab, karena akan ada Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sintang yang akan dibahas berkaitan dengan pendapatan daerah dan retribusi daerah.

“Nantikan kalau peraturan itu bisa kita sahkan. Maka PAD kita akan meningkat melalui beberapa sektor,” ujar Nikodemus ditemui di Kantor DPRD setempat, kemarin.

Salah satu sektor yang akan meningkatkan PAD Kabupaten Sintang kalau Perda tersebut disahkan, yakni pendapatan melalui pajak kendaraan bermotor bagi hasil yang awalnya hanya 30 persen didapat.

“Nah sesuai dengan undang-undang yang baru ini, bahwa kabupaten mendapat 60 sampai 66 persen dari provinsi. Jadi ada peningkatan,” terang Politisi Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini.

Tak hanya itu saja, pajak ekspor kelapa sawit atau CPO juga akan didapat Kabupaten Sintang apabila pelabuhan Kijing yang berada di Kabupaten Mempawah sudah berjalan sebagaimana mestinya.

“Kalau ekspor sudah berjalan normal dan aturan telah dibuat pemerintah, maka itu akan menjadi pendapatan daerah. Selama ini kita tidak mendapatkan pajak dari ekspor sawit. Padahal Kabupaten Sintang memiliki perkebunan kelapa sawit terbesar kedua di Kalimantan Barat. Oleh karena itu aturan ini harus segera kita buat dan sah kan,” tuturnya.

Disinggung berapa target PAD Kabupaten Sintang tahun 2023, Niko mengatakan masih mengacu pada tahun 2022. Hal tersebut dikarena aturan belum ditetapkan masih mengacu tahun 2022. Tapi ia berharap target itu benar-benar tercapai.

“Saya tidak bisa memberikan perkiraan karena saya belum tahun nilai pajaknya. Tapi perkiraan saya kalau memang aturan ini diterapkan pendapatan daerah Sintang bisa bertambah 300 hingga 400 miliar rupiah,” pungkasnya. (pul)