Panwas Sempat Kantongi Sejumlah Temuan Coklit

oleh
Hamka

MELAWI – Pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) yang dilakukan KPU Melawi melalui Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) sejak 20 Ajnuari lalu, hingga saat ini masih belum ada laporan secara resmi kepada pihak panwalu kabupaten. Namun begitu, Panwaslu Kabupaten melawi sempat mengantongi sejumlah temuan yang merupaka n kekeliruan PPDP dalam melaksanakan pencoklitan.

“Untuk dibeberapa pencoklitan di beberapa TPS kita dapatkan informasi bahwa tercatat dikolom disabilitas yang diisi oleh PPDP, sementara keluaarga yang terdaftar tidak ada yang disabilitas. Artinya pemahaman PDDP yang kurang. Ini temuan kami di Tanah Pinoh Barat,”kata Koordinator Pencegahan dan Hubungan Antara Lembaga Panwaslu Kabupaten Melawi, Hamka, ditemu, Selasa (13/1).

Selain itu, kata Hamka, pihaknya juga mengantongi informasi bahwa banyak juga warga yang tidak menerima tempelan stiker AAKWK yang sudah diberi sudah terdaftar. Sehingga kesulitan mengetahui sudah terdaftar atau belum.
“Kemudian banyak pula warga yang saat pemilu sebelumnya terdaftar, namun belum tidak terdaftar didalam AAKWK.

Misalnya, didalam satu KK tersdapat 3 jumlah jiwa dan dua orang diantaranya pemilih. Namun hanya suaminya saja yang terdaftar sebagai pemilih, istirnya tidak. Entah apakah ini terpisah TPS atau tidak juga belum diketahui, yang pastinya cukup banyak yang demikian,” terangnya.

Terkait hal tersebut, Hamka meminta Pnwascam dan PPK untuk menyelesaikan persoalan yang ada terkait coklit di tingkatan kecamatan masing-masing. “Jika terjadi persoalan yang tidak bisa diselesaikan, maka segera laporkan ke Panwaslu Kabupaten. Kemudian jika AAKWK kurang, maka segera minta penambahan ke KPU,” ucapnya. (Edi/KN)