Home / Tak Berkategori

Rumah Dinas Guru Di Kapuas Banyak Rusak

- Jurnalis

Rabu, 28 November 2012 - 06:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah dinas kepala sekolah dan guru di Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng) banyak yang rusak dan perlu mendapat perhatian pemerintah daerah. <p style="text-align: justify;">"Kondisi perumahan guru di sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Kapuas Tengah masih banyak yang kurang layak untuk ditempati," kata Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Didi Hartoyo di Kuala Kapuas, Rabu.<br /><br />Akibatnya, banyak guru yang ditempatkan sekolah yang ada di Kecamatan Kapuas Tengah tidak bertahan lama untuk melaksanakan tugas sebagai pendidik.<br /><br />"Kondisi ini mengakibatkan guru yang ditempatkan di daerah itu mengajukan pindah setelah melaksanakan tugas paling lama dua tahun mengajar," katanya.<br /><br />Salah satu contohnya, di Desa Tapen, kondisi perumahan guru di sekolah itu sudah tidak layak huni lagi dan perlu direhabilitasi.<br /><br />Untuk itu, kondisi perumahan guru di daerah itu agar mendapat prioritas dari pemerintah daerah untuk dilakukan rehabilitasi.<br /><br />Dia mengatakan, kebijakan pemerintah untuk pengangkatan tenaga guru pegawai negeri sipil berasal dari daerah setempat cukup tepat guna mengatasi kekurangan guru serta mengantisipasi permintaan pindah tugas.<br /><br />"Saat ini tenaga guru di Kecamatan Kapuas Tengah untuk semua jenjang pendidikan masih dirasa sangat kurang, ditambah lagi banyaknya guru yang mengajukan pindah tugas dengan berbagai alasan," katanya.<br /><br />Diharapkan, jika ada pengangkatan PNS untuk formasi guru agar pemerintah daerah memprioritaskan menerima tenaga guru dari daerah di mana sekolah itu berada.<br /><br />"Sarana dan prasarana pendidikan di sudah mengalami perbaikan. Hanya saja rumah dinas kepala sekolah dan guru serta jumlah tenaga guru ini yang kurang dan mempengaruhi upaya pemerintah daerah dalam peningkatan kualitas pendidikan di daerah itu," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Inflasi Sintang Februari 2026 Capai 5,12 Persen, Dipicu Kenaikan Harga Listrik hingga Bahan Pokok
Jelang Idul Fitri 2026, Pemkab Sintang Panggil Pengusaha Telur, Daging dan Sembako untuk Jaga Stok dan Stabilitas Harga
Bupati Sintang Dukung Gereja Adaptif dan Berkontribusi bagi Pembangunan Bangsa pada Sidang Sinode VII GMII
Bupati Malinau Wempi W Mawa Kunjungi Kejati Kalimantan Utara, Perkuat Sinergi Tata Kelola Pemerintahan
Kepala Badan Kesbangpol Sintang Koordinasi dengan Sekda Terkait Persiapan Seleksi Calon Paskibraka 2026
Monitoring dan Verifikasi Faktual Ormas di Desa Baning Kota, Santoso Pastikan Administrasi dan Legalitas Berjalan Baik
TP-PKK Melawi Gulirkan Program “Berbagi Seribu Kebaikan”, Sentuh Anak Disabilitas hingga Lansia di Bulan Ramadan
DLH Sintang Terapkan Aturan Jam Buang Sampah Mulai 2026, Siapkan Petugas Jaga TPS

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:04 WIB

Inflasi Sintang Februari 2026 Capai 5,12 Persen, Dipicu Kenaikan Harga Listrik hingga Bahan Pokok

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:55 WIB

Jelang Idul Fitri 2026, Pemkab Sintang Panggil Pengusaha Telur, Daging dan Sembako untuk Jaga Stok dan Stabilitas Harga

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:49 WIB

Bupati Sintang Dukung Gereja Adaptif dan Berkontribusi bagi Pembangunan Bangsa pada Sidang Sinode VII GMII

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:17 WIB

Bupati Malinau Wempi W Mawa Kunjungi Kejati Kalimantan Utara, Perkuat Sinergi Tata Kelola Pemerintahan

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:13 WIB

Kepala Badan Kesbangpol Sintang Koordinasi dengan Sekda Terkait Persiapan Seleksi Calon Paskibraka 2026

Berita Terbaru