SINTANG, KN – Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, bersama Ketua Umum Sinode Gereja Misi Injili Indonesia (GMII), Jesias Frits Palandi, meresmikan monumen Pendirian GMII di Kompleks Majelis Wilayah I GMII, Desa Sungai Ukoi, Kecamatan Sungai Tebelian, pada Kamis (5/3/2026). Peresmian ini menjadi momen bersejarah yang menandai eksistensi GMII pertama kali di Indonesia sekaligus menegaskan posisi Kabupaten Sintang sebagai kabupaten dengan jumlah gereja GMII terbanyak di tanah air.
Acara peresmian ditandai dengan pembukaan kain penutup monumen dan penandatanganan prasasti oleh Wakil Bupati Florensius Ronny dan Ketua Umum Sinode GMII Jesias Frits Palandi. Hadir dalam kesempatan ini seluruh peserta Sinode VII GMII, pimpinan Majelis Wilayah I GMII, jemaat GMII Kabupaten Sintang, serta tamu undangan dari berbagai kalangan. Suasana acara berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur, mengingat sejarah panjang kehadiran GMII di wilayah ini.
Dalam sambutannya, Florensius Ronny menyampaikan apresiasi atas pembangunan monumen tersebut sebagai simbol pengakuan atas perjalanan GMII di Kabupaten Sintang. Menurutnya, keberadaan monumen ini bukan hanya sebagai tanda sejarah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menjaga nilai-nilai iman dan pelayanan sosial yang dibawa oleh GMII.
Sementara itu, Pdt. Dr. Jesias Frits Palandi menekankan pentingnya monumen ini sebagai pengingat bahwa GMII telah hadir di Indonesia sejak awal dan berkembang pesat di Kabupaten Sintang. Ia berharap monumen ini juga dapat menjadi pusat edukasi sejarah gereja bagi jemaat dan masyarakat luas.
Peresmian monumen Pendirian GMII di Sungai Ukoi sekaligus memperkuat posisi Sintang sebagai pusat kegiatan GMII di Indonesia, sekaligus menunjukkan harmonisasi antara pemerintah daerah dengan lembaga keagamaan dalam mendukung keberagaman dan perkembangan spiritual masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sejarah, iman, dan pelayanan sosial dapat berjalan beriringan demi kemajuan masyarakat Kabupaten Sintang.










