KUBU RAYA, KN — Wakil Bupati Sukiryanto secara resmi menutup rangkaian ritual budaya Naik Dango ke-41 yang digelar di Rumah Adat Dayak Kanayatn, Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang, Selasa (28/4/2026) malam.
Penutupan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan adat yang menjadi tradisi tahunan masyarakat Dayak Kanayatn sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen sekaligus pelestarian nilai-nilai budaya leluhur.
Dalam sambutannya, Sukiryanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat adat dan panitia yang telah menjaga serta melestarikan tradisi Naik Dango hingga tetap eksis di tengah perkembangan zaman.
Ia menegaskan bahwa kegiatan budaya seperti Naik Dango memiliki peran penting dalam memperkuat identitas daerah sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
“Tradisi ini bukan hanya warisan budaya, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur masyarakat. Pemerintah daerah tentu sangat mendukung pelestarian budaya seperti ini agar terus diwariskan kepada generasi mendatang,” ujarnya.
Selain itu, ia juga berharap kegiatan budaya dapat menjadi daya tarik wisata daerah yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
Ritual Naik Dango ke-41 berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan adat, pertunjukan seni tradisional, serta partisipasi aktif masyarakat dari berbagai wilayah.











