Peringati Hari Kartini, Grace Pabayo: Perempuan Moderen Harus Berani Miliki Posisi Tawar

- Jurnalis

Rabu, 21 April 2021 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPD Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Kalimantan Barat, dr. Grace Dirgahayu Tarigas Pabayo.

PONTIANAK,KN – Momentum Peringatan Hari Kartini mendapat perhatian serius dari DPD Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Kalimantan Barat, melalui dr. Grace Dirgahayu Tarigas Pabayo. Ia menekankan pentingnya peran perempuan untuk maju kendatipun dalam masa pandemi covid-19. Rabu, (21/4).

Menurutnya, Hari Kartini 21 April menjadi sebuah narasi heroik bagi bangkitnya nilai dan posisi tawar  perempuan Indonesia untuk berjuang bagi kemajuan peradaban dan kemajuan bangsa. Karena pada dasarnya, perempuan adalah ibu kandung peradaban sehingga tidak boleh dipandang sebelah mata.

“Peringatan Hari Kartini tidak hanya menjadi momentum refleksi tahunan bagi perempuan Indonesia, lebih dari itu, ada spirit api perjuangan Kartini yang harus melekat dalam setiap gerakan perempuan Indonesia,” ungkap Grace yang berprofesi sebagai seorang dokter tersebut.

Grace menilai, masa Pandemi Covid-19 tidak bisa membatasi pergerakan perempuan untuk menerobos sekat-sekat ketidakberdayaan.

“Perempuan boleh melakukan apa saja asal ada keberanian dalam diri yang diterjemahkan melalaui kreatifitas dalam hidupnya untuk dapat tumbuh dan berkembang,” ungkapnya.

Kita melihat, lanjutnya, semangat Kartini pada masa lampau sangat terbatas dalam bayang-bayang dominasi patriarki. Tapi dengan keberanian, Kartini mampu membuat sejarah, bahwa perempuan mampu merubah peradaban dan mitos penyelewengan derajat perempuan.

“Sekarang adalah saatnya, perempuan Indonesia bangkit dan menunjukan bahwa kita sanggup untuk bergerak bersama memajukan nusa dan bangsa,” tegasnya.

Grace berpesan, untuk menjadi perempuan tangguh, perempuan harus mampu keluar dari ketakutan.

“Hanya dengan itu, kita (red: perempuan) dapat tumbuh dan berkembang melewati bayang-bayang ketidakberdayaan, kita hanya butuh keberanian,” ujarnya.

Berita Terkait

IWO Kalteng Apresiasi Kegiatan Silahturahmi dan Joging yang di Gelar Oleh Gubernur Kalteng
Anggota DPRD Barito Utara Apresiasi Polres Barut Ungkap Kasus Penembakan
Siaga Sebelum Bencana, Dinsos–Tagana Melawi Pastikan Dapur Umum Siap Operasi
Kasus Penembakan Senjata api rakitan Domduman Ilegal, di Area Crusher PT Sukma Surya 234, Tersangka Diancam Hukuman Mati
Kopi Liberika Katab Kebahan Melawi, Warisan Adat yang Disiapkan Menembus Pasar Dunia
Jemput Bola Validasi Data, Dinsos Melawi Sisir Desa Cegah Bansos Salah Sasaran
Kapolres Melawi Perkuat Bhabinkamtibmas, Fokus Cegah Konflik dan Jaga Desa
Kuasai Aset Negara Usai Pensiun, Belasan Eks ASN Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:44 WIB

IWO Kalteng Apresiasi Kegiatan Silahturahmi dan Joging yang di Gelar Oleh Gubernur Kalteng

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:14 WIB

Anggota DPRD Barito Utara Apresiasi Polres Barut Ungkap Kasus Penembakan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 08:27 WIB

Kasus Penembakan Senjata api rakitan Domduman Ilegal, di Area Crusher PT Sukma Surya 234, Tersangka Diancam Hukuman Mati

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:52 WIB

Kopi Liberika Katab Kebahan Melawi, Warisan Adat yang Disiapkan Menembus Pasar Dunia

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:30 WIB

Jemput Bola Validasi Data, Dinsos Melawi Sisir Desa Cegah Bansos Salah Sasaran

Berita Terbaru