KALTIM (BERAU), KN – Seorang Warga Kabupaten Berau, Erson menyayangkan alat berat yang melintasi di depan GOR Berau. Pasalnya pembatas jalan menjadi rusak.
Ia menilai kinerja pelaksana kegiatan terlalu memaksakan melintas dan menaiki pembatas jalan tersebut, padahal tidak jauh dari situ ada tempat putar arah.
“Kalau di pikir secara logika kastin pembatas jalan seperti itu kalau di lintasi alat berat yah pasti rusak, sayang kan fasilitas umum yang sudah ada malah rusak seperti ini,” sesalnya.
Sementara itu, PPK kegiatan sekaligus Kabid Preservasi Jalan dan Jembatan Kabupaten Berau, Junaidi mengatakan permasalahan tersebut akan diperbaiki.
“Kita garisbawahi bahwa tidak ada kata merusak atau mengorbankan fasilitas yang sudah ada, kalau fasilitas yang ada bisa berfungsi lebih baik, bisa saja ditingkatkan atau diperbaiki dengan menggantinya, tolong jangan menjudgment sesuatu,” jelas Junaidi.
Menurutnya, jikalaupun diluar pekerjaan rusak karena alat berat apa lagi tidak di sengaja, maka itu semua harus dipertanggungjawabkan perbaikan oleh pelaksananya.
Saat kami coba mengkonfirmasi kepada pelaksana kegiatan tersebut melalui Whatsapp sampai berita ini diterbitkan tidak ada tanggapan sama sekali.
Oleh sebab itu, sangat diharapkan kepada pihak dari Kementrian PUPR agar meninjau semua kegiatan pembangunan di Kabupaten Berau demi kemajuan Bumi Batiwakal kedepannya. (SA)










