MAKASSAR, KN — Di tengah agenda kerja di Kota Anging Mammiri, Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang menerima audiensi mahasiswa asal Kaltara yang tergabung dalam Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Utara (KPMKU), Kamis (14/05/2026) malam.
Pertemuan tersebut membahas perkembangan kasus mahasiswi asal Kaltara yang menjadi korban tindak kejahatan, sekaligus kebutuhan rumah singgah bagi warga Kalimantan Utara yang menjalani pengobatan di Makassar.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Zainal meminta para mahasiswa untuk terus mengawal perkembangan kasus serta menjaga solidaritas antar mahasiswa di perantauan.
“Saya harap adik-adik mahasiswa ini terus mengawal kasus ini dan saling menjaga antar sesama mahasiswa di perantauan khususnya di Kota Makassar,” kata Zainal.
Selain membahas kasus tersebut, mahasiswa juga menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan rumah singgah bagi warga Kaltara yang sedang menjalani pengobatan di Makassar dan mengalami kesulitan memperoleh tempat tinggal sementara selama masa perawatan.
Mahasiswa menjelaskan, selama ini kamar di asrama mahasiswa Kaltara kerap dimanfaatkan untuk membantu menampung warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama warga Kaltara di perantauan.
Menanggapi hal itu, Zainal meminta agar usulan rumah singgah segera disampaikan secara resmi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dengan melampirkan data pendukung agar dapat ditindaklanjuti.
“Segera sampaikan suratnya ke pemprov, berikan data-datanya, nanti akan kita coba carikan solusi,” ujarnya.
Menutup audiensi, Gubernur Zainal mengingatkan para mahasiswa untuk tetap fokus menyelesaikan pendidikan, menjaga kekompakan serta terus membawa nama baik Bumi Benuanta selama menempuh pendidikan di tanah perantauan.










