Atraksi Tatung Pukau Masyarakat Melawi

oleh
Salah satu tatung melakukan atraksi saat di arak di pasar Nanga Pinoh (Istmewa/KN)

Melawi (kalimantan-news.com) – Sebanyak 15 tatung ikut memeriahkan peraayaan Cap Go Meh di Melawi, Sabtu pagi (8/2). Atraksi tatung tersebut  dimula dari Klenteng Fuk Tek Chie, lalu diarak keliling Kota Nanga Pinoh dan finish kembali lagi ke Klenteng.

Ketua Panitia Imlek dan Cap Go Meh 2571 Melawi, sekaligus Ketua MABT Melawi, Taufik, menjelaskan, bahwa tatung adalah sebuah tradisi menusuk benda tajam ke tubuhnya, seperti debus.

“Tahun ini kita menampilkan atraksi pawai 15 tatung sambil memamerkan kesaktiannya. Peserta tatung berasal dari Singkawang, Sintang dan Melawi,” kata Taufik, kepada sejumlah media.

Lebih lanjut Pria yang juga menjabat sebagai Anggota DPRDMelawi itu mengtakan, penampilan tyatung juga diselingi dengan atraksi naga, barongsai serta kesenian tradisional etnis Jawa dan Dayak.

“Pawai tatung ini bukanlah pawai atau karnaval pada umumnya, tapi atraksi tatung menunjukkan aksi-aksi yang sangat ekstrem. Para tatung rela menusuk tubuh mereka dengan benda-benda tajam. Tradisi ini sudah dilakukan sejak ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu,” pungkasnya.  (Irawan/KN)