Dewan Harapkan Ada Aturan Dari Gubernur Yang Berpihak Kepada Peladang

oleh
Anggota DPRD Sintang, JUlian Sahri, Kartimia Marwani, Santosa dan Alpius

SINTANG, KN – Enam Peladang yang dianggap sebagai pelaku Karhutla pada tahun 2019 lalu, pada Senin (9/3/2020) kemarin, Pengadilan Negeri Sintang memutuskan bahwa keenam peladang tersebut di putuskan murni tidak bersalah atau putusan bebas.

Menanggapi Putusan bebas tanpa syarat tersebut Anggota DPRD Sintang, Alpius menyambut baik hasil putusan sidang peladang di Pengadilan Negeri Sintang.

“Ditengah-tengah keresahan masyarakat kita sebagai masyarakat adat Dayak khususnya para peladang terjawab sudah bahwa keenam peladang tersebut bebas artinya masyarakat kita dalam hal berladang tidak ada lagi kekawatiran,” kata Alpius.

“Oleh sebab itu kami sebagai wakil rakyat mengucapkan terim kasih kepada pihak pengadilan negeri, pihak hakim, jaksa penuntut dan kawan-kawan pengacara yang sudah memperjuangkan dan memvonis bebas keenam peladang tersebut,” tambahnya.

Selain aparat penegak hukum, politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini juga mengucapkan hal senada kepada para pihak yang telah ikut mengawal proses hukum ini. Alpius berharap akan adanya suatu peraturan yang lebih baik kedepannya dalam mengatur kegiatan berladang yang ada dimasyarakat.

“Kami ucapkan juga terima kasih kepada rekan-rekan DPRD yang sangat setia mendampingi, mengawal selama proses persidangan ini, kepada seluruh masyarakat adat Dayak baik itu di Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Landak, Kabupaten Sekadau, Sanggau dan semua elemen masyarakat adat Dayak yang menginginkan proses hukum yang adil bagi enam peladang tersebut, Oleh sebab itu sebagai wakil rakyat dari Dapil 2 Kecamatan Binjai Hulu, Ketungau Hilir, Tengah dan Hulu, yang juga ada 3 (tiga) warga kami yang tersangkut kasus ini, saya mengharapkan untuk kedepannya diberlakukanlah oleh pemerintah suatu peraturan yang lebih baik dari gubernur yang melindungi petani lokal dalam hal berladang dan bertani,” pinta Alpius.
(*)