Di Melawi Terdata 95 ODP, Satu PDP Negatif

oleh
Pemeriksaan dan pengecekan kesehatan di Posko Terpadu Perbatasan Melawi-Sintang. (Its)

Melawi (kalimantan-news.com) –  Jumlah warga yang dinyatakan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) meningkat tajam sepekan ini. Dari sebelumnya ada 48 ODP, meningkat menjadi 95 ODP. Sementara terdata ada dua PDP asal Melawi. Kabar baik, satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di RSUD Melawi telah dinyatakan negatif berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Melawi, dr Ahmad Jawahir mengungkapkan, data ini merupakan data terbaru dari dinas kesehatan. Jumlah ODP memang mengalami peningkatan menjadi 95 orang. Namun, dari total tersebut ada 12 orang yang telah melalui masa karantina mandiri selama 14 hari dan tidak ditemukan adanya gejala Covid-19.

“Sehingga total masih ada 83 ODP. Tentunya tidak semua yang baru datang di Melawi ditetapkan ODP. Tapi harus melalui verifikasi terlebih dahulu oleh petugas medis kami,” jelasnya.

Dari sejumlah informasi yang didapat, diketahui cukup banyak warga yang baru datang ke Melawi, termasuk diantaranya beberapa adalah mahasiswa yang pulang dari Pulau Jawa. Dinas Kesehatan sendiri sudah meminta seluruh warga yang datang atau masuk ke Melawi untuk melaporkan diri. Kabid Pencegahan Penyakit Dinkes Melawi, Endang Susilawati menjelaskan data ODP juga berasal dari hasil pengecekan Dinkes serta Puskesmas di Lapangan.

“Yang jelas, orang yang datang dari luar, utamanya daerah transmisi Corona harus lapor. Kalau memang tidak ada gejala atau disebut OTG, maka dia kita minta karantina mandiri. Kalau ada gejala, dia dimasukkan sebagai ODP. Dan akan dipantau hingga 14 hari kedepan,” jelasnya.

Sementara itu, update data juga telah disampaikan oleh Dinkes Provinsi Kalbar. Kepala Dinkes Kalbar, Harisson menambahkan, pihaknya juga mendapatkan informasi dari Kemenkes mengenai 13 orang PDP dari beberapa RSUD di Kalbar yang dinyatakan Negatif COVID-19. Salah satunya adalah pasien laki-laki umur 45 tahun yang dirawat di RSUD Melawi.

Harisson juga dikutip dari sejumlah media lokal Kalbar mengungkap ada sembilan PDP di Kalbar yang dinyatakan positif Corona. Salah satunya adalah PDP yang dirawat di RSUD Sintang.