TANJUNG SELOR, KN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., secara resmi membuka Invitasi Kejuaraan Panahan Bulungan Series 2026 yang digelar di Lapangan Agatis, Tanjung Selor, Kamis (11/6/2026) pagi. Kejuaraan ini menjadi salah satu agenda penting dalam pembinaan olahraga panahan di Kalimantan Utara sekaligus sebagai ajang persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kaltara yang akan berlangsung di Kabupaten Malinau pada Oktober 2026 mendatang.
Dalam sambutannya, Gubernur Zainal A. Paliwang menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bulungan bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bulungan yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kejuaraan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi bagi para atlet, tetapi juga sarana penting untuk menjaring, membina, dan mengembangkan potensi atlet panahan yang ada di daerah.
“Kejuaraan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas atlet sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi ajang yang lebih besar. Ini merupakan bagian dari upaya membangun prestasi olahraga di Kalimantan Utara,” ujar Gubernur.
Zainal menegaskan bahwa olahraga panahan memiliki nilai lebih dibanding sekadar kemampuan teknis dalam membidik sasaran. Menurutnya, olahraga ini mampu membentuk karakter generasi muda melalui nilai-nilai disiplin, fokus, ketenangan, kerja keras, serta semangat pantang menyerah yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Di lapangan panahan ini, para atlet tidak hanya belajar membidik sasaran, tetapi juga membangun karakter yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan,” katanya.
Gubernur juga memberikan penghargaan kepada para pelatih dan ofisial yang selama ini konsisten mendampingi para atlet dalam proses latihan dan pembinaan. Ia menilai keberhasilan seorang atlet tidak terlepas dari peran besar pelatih yang membentuk mental, kemampuan, serta motivasi untuk terus berkembang dan meraih prestasi.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur mengaku bangga melihat tingginya antusiasme peserta, khususnya atlet-atlet muda yang berasal dari jenjang PAUD, SD hingga SMP. Menurutnya, pembinaan olahraga sejak usia dini merupakan investasi penting dalam mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional bahkan internasional.
“Ini menjadi kebanggaan bagi Kalimantan Utara. Anak-anak kita sudah diperkenalkan dan mencintai olahraga panahan sejak dini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Zainal optimistis Kalimantan Utara memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu daerah penghasil atlet panahan berprestasi. Optimisme tersebut didukung oleh capaian cabang olahraga panahan pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) sebelumnya yang berhasil menyumbangkan medali emas bagi Kalimantan Utara.
Kepada seluruh peserta yang bertanding, Gubernur berpesan agar selalu menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan, serta menjadikan setiap pertandingan sebagai sarana belajar dan mengembangkan kemampuan diri.
“Keberhasilan bukan hanya soal meraih medali, tetapi bagaimana kita menghargai proses dan menjunjung tinggi sportivitas,” tegasnya.
Kejuaraan Panahan Bulungan Series 2026 diikuti sebanyak 192 atlet dari 13 klub panahan yang berasal dari lima kabupaten dan kota se-Kalimantan Utara serta Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Para atlet akan bersaing dalam tujuh kategori perlombaan yang sekaligus menjadi tolok ukur kesiapan mereka menjelang pelaksanaan Porprov II Kaltara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si., Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md., Ketua KONI Bulungan Heru Rachmady, S.H., serta Ketua Umum Perpani Bulungan Mus Mulyadi yang bersama-sama memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga panahan di Kalimantan Utara.
Dengan terselenggaranya kejuaraan ini, diharapkan lahir bibit-bibit atlet panahan potensial yang mampu membawa nama Kalimantan Utara meraih prestasi lebih tinggi pada berbagai ajang olahraga di masa mendatang.
(dkisp)










