TANJUNG SELOR, KN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengajak generasi muda, khususnya pelajar, untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai peluang dan tantangan pembangunan daerah yang semakin besar seiring hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) serta Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi.
Ajakan tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa, dan Pemerintahan, Robby Yuridi Hatman, S.Sos., M.T., saat mewakili Gubernur Kaltara membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) V Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kalimantan Utara di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Sabtu (6/6/2026).
Dalam sambutannya, Robby menilai tema Muswil V IPM, “Arah Baru Pelajar Benuanta”, sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah saat ini. Menurutnya, forum tersebut tidak hanya menjadi agenda organisasi semata, tetapi juga wadah strategis untuk melahirkan gagasan dan kepemimpinan generasi muda yang mampu menjawab tantangan zaman.
“Kita sedang berada di tengah perubahan yang sangat cepat, mulai dari transformasi digital, kecerdasan buatan, perubahan iklim, hingga dinamika ekonomi global. Karena itu, generasi muda harus siap menghadapi tantangan tersebut,” ujarnya.
Robby menegaskan, pembangunan fisik yang terus dilakukan pemerintah harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, pelajar harus memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, menjunjung tinggi integritas, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sosialnya.
Ia juga mendorong kader IPM untuk mengambil peran sebagai agen perubahan yang mampu menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, sekaligus menjadi benteng terhadap berbagai dampak negatif perkembangan teknologi dan media sosial.
“Generasi muda harus mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, memperkuat karakter, serta terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu bersaing dan berkontribusi bagi daerah,” katanya.
Melalui pelaksanaan Muswil V IPM ini, Pemprov Kaltara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung organisasi kepemudaan dan pelajar sebagai mitra strategis dalam menyiapkan generasi unggul yang siap menyongsong masa depan Kalimantan Utara.
Robby berharap forum musyawarah tersebut dapat menghasilkan pemikiran-pemikiran konstruktif serta melahirkan kepemimpinan baru yang mampu membawa organisasi dan daerah ke arah yang lebih baik.
“Jadikan forum ini sebagai ajang musyawarah yang produktif dan siapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas,” pungkasnya.
(dkisp)










