Kades Harus Berinovasi dan Berkreasi dalam Membangun Desa

oleh
Alpius, Anggota DPRD Sintang

SINTANG, KN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Alpius mengharapkan agar seluruh kepala desa (Kades) bisa berinovasi dan berkreasi dalam membangun desa yang disesuaikan dengan kearifan dan keunggulan masing-masing desa.

“Untuk itu, maka kades harus mengusulkan pembangunan yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, khususnya pada pelaksanaan musrenbang. Karena kegiatan musrenbang merupakan suatu forum berdiskusi sistem rencana pembangunan daerah yang terarah dan terukur dengan melihat skala prioritas pembangunan di tiap masing-masing desa,” ungkap Alpius ketika ditemui di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, baru-baru ini.

Kendati pandemi belum berakhir, sehingga berimbas pada keterbatasan anggaran pemerintah dalam melakukan pembangunan. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini,  berharap pembangunan yang di danai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Siintang wajib dilaksanakan dengan skala prioritas, dan kegiatan pembangunan di desa pun harus berkolaborasi dengan menggunakan anggaran dana desa.

“Di situlah pentingnya ketika melakukan pembahasan Musrenbang, sehingga dapat memilah pembangunan yang masuk di danai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD Kabupaten Sintang dan Anggaran Dana Desa (ADD),” tutur Alpius, wakil rakyat dari Dapil Kecamatan Binjai Hulu – Ketungau Hilir – Ketungau Tengah – Ketungau Hulu ini.

Olehkarenanya, Alpius berharap dana desa saat ini harus bermanfaat bagi pengembangan pembangunan desa, sehingga kades jangan terfokus pada pembangunan yang mubazir seperti pembangunan pintu gerbang, sementara pembangunan drainase dan jalan lingkungan dilupakan.

“Dan penting untuk diketahui oleh kepala desa bahwa infrastruktur dasar erat kaitannya untuk meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa,” pungkas Alpius wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Binjai Hulu – Kecamatan Ketungau Hilir – Kecamatan Ketungau Tengah – Kecamatan Ketungau Hulu ini. (*)