MALINAU, KN – Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Malinau, H. Kamran Daik, menegaskan pentingnya kesiapan dan evaluasi berkelanjutan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara yang akan digelar di Kabupaten Malinau.
Hal tersebut disampaikannya usai memimpin rapat expose persiapan MTQ di Ruang Intulun, Kamis (18/6/2026) pagi. Menurutnya, kegiatan expose yang dilaksanakan merupakan kali kedua setelah sebelumnya dilakukan di tingkat Provinsi Kalimantan Utara.
“Expose ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya sudah kita laksanakan di tingkat Provinsi Kalimantan Utara dan hari ini kembali kita lakukan di Kabupaten Malinau,” ujar Kamran.
Ia berharap hasil expose tersebut tidak menjadi tahapan akhir, melainkan tetap diikuti dengan evaluasi lanjutan guna memastikan seluruh persiapan berjalan optimal hingga hari pelaksanaan.
“Saya berharap setelah expose ini masih ada evaluasi lanjutan. Bahkan seminggu sebelum pelaksanaan, kami berharap dapat kembali melakukan pertemuan untuk mengantisipasi jika ada perubahan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Kamran juga menjelaskan bahwa pelaksanaan pawai ta’aruf yang biasanya menjadi salah satu rangkaian MTQ tidak akan digelar pada tahun ini. Keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh pihak terkait.
Meski demikian, unsur ta’aruf tetap akan hadir dalam prosesi pembukaan MTQ melalui perkenalan dan masuknya seluruh kafilah secara bergiliran.
“Nanti pada saat pembukaan, masing-masing kafilah akan diperkenalkan dan masuk secara bergiliran sesuai mandat yang telah disampaikan kepada provinsi. Jadi semangat ta’aruf tetap ada dalam rangkaian pembukaan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kamran mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Malinau untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan MTQ sebagai bagian dari syiar Islam dan ajang mempererat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.
“Saya berharap masyarakat Kabupaten Malinau, khususnya umat Muslim, dapat mendukung dan menyukseskan pelaksanaan MTQ ini. Ini merupakan bagian dari syiar Islam yang ingin kita tampilkan bersama,” ungkapnya.
Menurutnya, dukungan terhadap penyelenggaraan MTQ tidak hanya datang dari umat Muslim, tetapi juga dari berbagai elemen masyarakat lainnya yang turut menunjukkan semangat kebersamaan dan toleransi.
“Bahkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk yang non-Muslim, sangat luar biasa. Semangat kebersamaan inilah yang harus terus kita jaga demi suksesnya MTQ ke-X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara di Kabupaten Malinau,” pungkasnya.
Pelaksanaan MTQ ke-X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara di Kabupaten Malinau diharapkan menjadi momentum memperkuat syiar Islam, meningkatkan kualitas generasi Qurani, serta mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat di Bumi Intimung.










