Melawi Salurkan 393,6 Ton Beras Bantuan Provinsi

oleh
Bupati Melawi saat menyerahkan bantuan beras secara simbolis ke salah satu perwakilan desa. (ist)

Melawi (kalimantan-news.com) – Bantuan beras dari Pemprov Kalbar mulai didistribusikan di Kabupaten Melawi. Total ada 393,6 ton beras yang akan disalurkan ke seluruh desa. Penyaluran beras dari Gubernur Kalbar itupun diserahkan secara simbolis oleh Bupati Melawi, Panji di Kantor Camat Nanga Pinoh, Kamis (9/4) siang. Turut hadir Kepala Bulog Sintang, Wakapolres Melawi, LO Kodim serta Kepala Dinas Sosial serta Kadispanbun.

Kepala Dinsos Melawi, Nahru memaparkan, penyaluran beras dari gubernur tersebut akan didistribusikan secara bertahap ke sebelas kecamatan di Melawi. “Penyaluran beras sampai titik distribusi di tingkat kecamatan dilakukan langsung oleh Bulog. Kita bersyukur karena beras Bulog sudah sampai di Melawi dan secara bertahap kecamatan lain akan mendapat beras yang sama dari Bulog,” paparnya.

Nantinya,lanjut Nahru, beras akan diberikan pada keluarga penerima manfaat (KPM) yang telah ditetapkan oleh Pemprov dan Pemkab Melawi. Total ada 19.680 KK yang akan mendapatkan bantuan beras dimana masing masing KK memperoleh 20 kilogram beras. Penyaluran beras dari kecamatan ke desa akan dilakukan oleh desa masing-masing. “Data penerima berasal dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kementerian Sosial yang diinput dari data Dinas Sosial berdasarkan usulan kepala desa,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Melawi, Panji dalam penyerahan simbolis beras bantuan tersebut mengungkapkan, penyaluran beras ini sudah dikomunikasikan gubernur pada bupati beberapa waktu lalu. Gubernur sempat bertanya apakah siap mendistribusikan dan menjaganya sampai pada tujuan serta mempercepat proses penyaluran. “Dengan tegas saya nyatakan siap,” ujarnya

Panji menyampaikan ucapan terima kasih Pemprov Kalbar dan teman teman termasuk Bulog yang sudah membantu penyaluran beras ini. Sehingga sejak Kita ini, beras sudah mulai didistribusikan. “Kita berharap usaha dan niat tulus bisa didukung sehingga penyaluran ini tidak mengalami kesulitan dan masalah. Jangan menambah beban atau tercecer karena diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19,” ujarnya.

Panji pun berpesan agar pihak terkait bisa menyalurkan beras bantuan sesegera mungkin sampai pada alamat dan tempat yang benar. Ia juga menegaskan data jangan sampai di manipulasi atau dimainkan. “Ini niat baik semuanya dan sebagai bentuk keprihatinan. Itu yang harusnya ditonjolkan. Bukan perilaku yang lain lain,” imbaunya.