JAKARTA, KN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong percepatan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan dengan melibatkan peran aktif dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Silaturahmi dan Deklarasi Gubernur Kaltara bersama para pimpinan perusahaan yang digelar di Lumire Hotel, Jakarta, Senin (20/4/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kaltara.
Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya komunikasi yang terbuka dan konstruktif antara pemerintah dan dunia usaha dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah dan dunia usaha punya tujuan yang sama, yaitu membangun Kalimantan Utara yang lebih maju dan berkembang,” ujar Zainal.
Ia menjelaskan, salah satu kebutuhan prioritas yang mendesak adalah perbaikan infrastruktur jalan yang memiliki dampak luas terhadap distribusi hasil pertanian, akses logistik, serta pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.
Beberapa ruas jalan yang menjadi perhatian di antaranya jalur Tanjung Selor–Tanah Kuning yang kondisinya cukup memprihatinkan, serta ruas Gunung Seriang menuju Kecamatan Peso yang merupakan akses vital bagi masyarakat di wilayah hulu Sungai Kayan.
Selain itu, sejumlah ruas jalan di Kabupaten Tana Tidung dan Kabupaten Nunukan juga menjadi fokus perhatian, sebagaimana disampaikan oleh kepala daerah masing-masing dalam forum tersebut.
Gubernur mengajak seluruh pimpinan perusahaan untuk turut berkontribusi secara konkret sesuai kapasitas masing-masing dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui program CSR yang terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Selain bersilaturahmi, forum ini menjadi ruang untuk berdiskusi, berkomitmen, dan berkontribusi bagi masyarakat Kalimantan Utara,” tegasnya.
Zainal juga mengingatkan pentingnya kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban pajak daerah serta mendorong penempatan modal pada perbankan yang beroperasi di wilayah Kaltara sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian daerah.
Dalam forum tersebut, perwakilan sektor usaha seperti perkebunan, pertambangan, dan kehutanan turut memaparkan program CSR yang telah berjalan serta menyatakan kesiapan untuk bersinergi lebih lanjut dengan pemerintah daerah.
Diskusi yang dipandu oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kaltara, Dr. Bustan, S.E., M.Si., berlangsung dinamis dan menjadi ruang terbuka dalam menyatukan gagasan serta rencana pembangunan ke depan.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Provinsi Kaltara berencana membentuk Forum CSR tingkat provinsi yang diharapkan menjadi wadah koordinasi dan kolaborasi yang lebih terstruktur, khususnya dalam mendukung pembangunan sektor layanan dasar masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala, S.E., M.Si., Ketua DPRD Kaltara, Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si., Wakil Bupati Nunukan Hermanus, S.Sos., serta Wakil Bupati Tana Tidung Sabri, S.Pd., bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Pertemuan ditutup dengan penandatanganan deklarasi bersama sebagai bentuk komitmen kolektif. Sebanyak 41 pimpinan perusahaan bersama unsur pemerintah daerah dan DPRD menyatakan kesiapan untuk berperan aktif dalam mendukung pembangunan Kalimantan Utara yang lebih maju dan berkelanjutan. (dkisp)










