Sejumlah Agenda DPRD Sintang di Tunda Dampak dari Covid-19

oleh
Santosa

SINTANG, KN – Dampak dari wabah Corona Virus Desease atau Covid-19, betul-betul dirasakan oleh semua elemen masyarakat.

Demi mencegah virus yang sudah menjadi pandemi ini semakin menyebar, banyak kegiatan terpaksa ditunda bahkan dibatalkan.

DPRD Kabupaten Sintang adalah salah satu lembaga yang juga merasakan dampak dari wabah covid-19 tersebut. Diakui Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sintang, Santosa, sejumlah kegiatan kedewanan terpaksa ditunda akibat covid-19.

“Untuk membahas dampak Covid-19 terdahap agenda dewan, kita harus rapat dulu dengan ketua Fraksi. Kami semua sudah dipanggil oleh Pak Ketua dalam rangka penyusunan agenda kedepan,” kata Santosa.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan, masalah ini perlu dibahas karena imbauan dari pemerintah sudah sangat jelas. Bahwa, untuk mencegah covid-19 tidak boleh berkumpul massa dalam jumlah yang ramai. Pemda Kabupaten Sintang juga sudah menerbitkan Surat Edaran mengenai larangan berkumpul untuk mencegah corona.

“Imbuan ini tentu berdampak pada kegiatan-kegiatan di DPRD Sintang. Banyak paripura maupun konsultasi-konsultasi ke luar daerah serta perbentukan (Panitia Khusus (Pansus) akan terkendala oleh wabah covid-19 ini,” ucapnya.

Khusus untuk penundaan konsultasi ke luar daerah, dilakukan dalam upaya sama-sama menjaga kita semua dari covid-19.

“Jangan sampai, ketika pergi ke luar daerah dan masyarakat yang berinteraksi dengan kita setelah kepulangan itu, terjangkit oleh virus ini. Makanya, kunjungan ke luar daerah kita tunda dulu,” ucapnya.

Santosa menyebut, beberapa paripurna yang sudah di Bamus sepertinya akan ditunda imbas dari covid-19.

“Penundaan itu akan kita bahas untuk mengetahui kapan sidang paripurna akan dimulai kembali,” ucapnya.(*)