Tangani Pasien Positif Covid-19, Tenaga Medis Harus Berhati-Hati

oleh
Wakil Ketua DPRD Sintang, Heri Jambri

SINTANG, KN – Pasien Dalam Pengawasan (PDP) nomor register 002 di RSUD Ade M Djoen, yang dinyatakan positif Covid-19. Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium Balitbangkes Kemenkes Pusat, Sabtu (28/2) lalu. Pasien tersebut bukan penduduk Sintang tapi rujukan dari Kabupaten lain.

Merespon adanya pasien positif Covid-19 tersebut, Wakil Ketua II DPRD Sintang Heri Jambri meminta tenaga medis yang menangani harus betul-betul berhati-hati.

“Mereka harus menjaga diri Jangan sampai perawat kita tertular. Ini yang harus diperhatikan pemerintah,” kata Heri.

Terkait pencegahan dan antisipasi Covid-19, politisi Hanura yang menyatakan bahwa dirinya akan pergi ke perbatasan hari Kamis mendatang.

“Saya akan sosialisasi supaya masyarakat dengan sadar tidak pergi ke Malaysia apapun kepentingannya. Karena saat ini sedang wabah corona,” ucapnya.

Ia mengatakan, warga di perbatasan Sintang-Malaysia, sehari-hari memang bolak balik ke negeri Jiran tersebut. Mereka pergi ke Malaysia untuk belanja kebutuhan sehari-hari, seperti beras, sembako dan barang lainnya, Termasuk juga menjual hasil pertanian ke Malaysia.

“Namanya jalan tikus kan tidak semua aparat bisa mengawasi. Kan bisa bebas keluar masuk, lagipula jalan tikus tersebut melewati hutan belantara, Mana ada pagarnya, Karena pagarnya ndak ada di sepanjang batas, orang bisa lewat mana saja,” jelas Heri.

“Maka, yang harus disadarkan adalah masyarakat perbatasan, agar tidak ke Malaysia saat wabah corona ini. Khususnya warga yang berbatasan langsung dengan Malaysia” ucapnya.(*)